Mabua Ucapkan Selamat Tinggal pada Harley-Davidson

PT Mabua Motor Indonesia Resmi Berhenti Jadi Agen Harley-Davidson – Setelah cukup lama menjadi ‘gosip panas’ di antara penggemar moge alias motor gede, status PT Mabua Motor Indonesia sebagai agen resmi Harley-Davidson (HD) di Indonesia menemui kejelasan. Ya, PT Mabua Motor Indonesia secara resmi harus mengucapkan selamat tinggal kepada merek motor gede asal Amerika Serikat tersebut. Per tanggal 31 Desember 2015 kemarin, PT Mabua Motor Indonesia secara resmi telah mengundurkan diri sebagai agen serta distributor resmi merek Harley-Davidson di Tanah Air.

pt-mabua-motor-indonesia-resmi-berhenti-jadi-agen-harley-davidson

Melalui Presidan Direktur Djonnie Rahmat, PT Mabua Motor Indonesia pun mengucapkan salam perpisahan pada Harley-Davidson.

“Saya atas nama pribadi serta keluarga dan pemegang saham mengucapkan terima kasih yang tinggi. Mohon dibukakan pintu maaf seandainya dalam pelayanan yang kami berikan ada kesalahan. Mari kita jalin persaudaraan. Kita akan tetap bertemu,” ujar Djonii dalam jumpa pers di diler Mabua Jakarta Selatan, Rabu (10/2) seperti dikutip dari laman Detik Oto.

Senada dengan Djonnie, pemegang saham PT Mabua Motor Indonesia, Soetikno Soedarjo juga menyampaikan salam perpisahan sekaligus menyampaikan pandangannya mengenai mundurnya Mabua sebagai agen distribusi HD di Indonesia.

“Saya dan Pak Djonnie berpikir keras untuk mengembangkan Harley di Indonesia. Kita harus punya perhitungan matang. Tahun lalu bukan tahun yang baik. Tahun 2013 kami menjual seribu motor. Tahun 2014 hanya 470 motor,” ujar Soetikno.

Sebagai informasi, PT Mabua Motor Indonesia sudah bekerjasama dengan Harley-Davidson sejak tahun 1997. Dalam perjalanannya, Mabua tak sendirian karena pada tahun 2000 disusul oleh PT Dewata Harley-Davidson. Kedua perusahaan tersebut berdiri di bawah naungan MRA Group selama hampir 19 tahun, sebelum berakhir per Desember tahun 2015 lalu.

Perihal pengunduran Mabua ini langsung ditanggapi oleh manajemen Harley-Davidson Asia Pasifik. Harley-Davidson Asia Pasifik dalam siaran pers sebelumnya juga sudah menyebutkan berakhirnya perjanjian hak penjualan perusahaan di Indonesia dengan PT. Mabua Motor Indonesia dan kini tengah mencari diler baru untuk mengembangkan jaringan dealership independennya di Indonesia.

“Keputusan ini juga sejalan dengan tujuan Harley-Davidson untuk mengembangkan jaringan internasionalnya sebesar 150-200 diler baru pada tahun 2020,” sebut HD Asia Pasifik dalam rilis resminya.

Keputusan PT Mabua Motor Indonesia untuk berhenti ‘jualan’ HD memang disebabkan oleh beberapa faktor. Mabua dalam surat internal yang beredar beberapa hari lalu menyebutkan, penjualan motor besar ngos-ngosan setelah kenaikan aneka pajak dan bea masuk untuk barang mewah. Harga motor Harley-Davidson pun bisa lebih mahal 300 persen di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *