Giliran Suzuki Tersandung Skandal Efisiensi Bahan Bakar

Suzuki Motor Terlibat Skandal Efisiensi Bahan Bakar di Jepang – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Jepang. Suzuki Motor menyatakan telah menggunakan data efisiensi bahan bakar dan metode pengujian emisi yang berbeda dari peraturan yang diterapkan di Negeri Sakura tersebut. Pengujian emisi dan data efisiensi bahan bakar melibatkan 16 model mobil produksi Suzuki yang dijual di Jepang.

suzuki-motor-terlibat-skandal-efisiensi-bahan-bakar-di-jepang

Seperti dilansir oleh laman Automotive News pada Rabu (17/5), Suzuki Motor menyatakan bahwa mereka telah menggunakan data pengujian yang tidak benar sejak tahun 2010. Penggunaan data pengujian yang tidak valid ini berpengaruh kepada sekitar 2,1 juta kendaraan yang beredar di Jepang.

Namun Suzuki dalam pernyataan lanjutannya menegaskan bahwa perbedaan data tersebut tidak mempengaruhi kendaraan Suzuki di luar Jepang. Mobil yang menggunakan data yang salah adalah mobil berukuran kecil dengan kapasitas mesin hingga 600cc. Mobil berdimensi kecil dengan kapasitas mesin kurang dari 1000cc memang cukup populer di Jepang karena mendapatkan keringanan pajak.

Pernyataan Suzuki yang menggunakan data tidak benar dalam pengujian efisiensi bahan bakar serta emisi menambah deretan pabrikan otomotif Jepang yang tersandung skandal. Sebelumnya, Mitsubishi juga mengakui menggunakan data yang salah pada mobil kecil yang dijual di Jepang. Setelah kasus Mitsubishi terungkap, Menteri Transportasi Jepang meminta pabrikan di negeri itu untuk mengirimkan ulang data efisiensi bahan bakar pada kendaraannya.

Dengan terungkapnya kasus ini, Suzuki pun sudah menggelar konferensi pers di Tokyo pada Rabu (18/5) kemarin. Sementara itu, pabrikan lain seperti Toyota Motor, Nissan, Honda, Mazda, Daihatsu dan juga Subaru hingga kini belum menemukan kejanggalan pada pengujian efisiensi bahan bakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *