Dugaan Praktik Kartel Tak Pengaruhi Kondisi Pasar Otomotif Nasional

Isu Kartel Tak Pengaruhi Pasar Sepeda Motor Nasional – Isu praktek kartel yang belakangan menerpa industri otomotif di Indonesia nyatanya tak berimbas pada perkembangan pasar otomotif nasional, khususnya pasar otomotif roda dua. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata menegaskan bahwa apa pun hasil sidang permasalahan ini justru diharapkan berimbas positif.

isu-kartel-tak-pengaruhi-pasar-sepeda-motor-nasional

Seperti dilansir dari laman Kompas Otomotif pada Jumat (9/9), dugaan praktik kartel yang dituduhkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tidak serta-merta menurunkan atau mempengaruhi pasar sepeda motor nasional. Dalam keterangannya, Gunadi menjelaskan bahwa pasar sepeda motor tetap stabil meski beredar isu praktik kartel dalam pemasarannya.

“Tidak terpengaruh, kebutuhan akan sepeda motor tetap tinggi,” ujarnya saat menghadiri perbincangan dengan awak media di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9).

Lebih lanjut Gunadi mengajak untuk berandai-andai bahwa hingga tahun 2020 pasar sepeda motor akan tetap mengalami kenaikan selama kondisi perekonomian mendukung.

“Kita masih dalam pendapatan rata-rata per kapita 4.000 (dollar AS). Ada kelompok besar atau mayoritas, mungkin ditingkatan 3.000an atau kurang itu. Di kelas menengah, yaitu 4.000-an ke atas, juga sudah jelas. Kelompok paling besar inilah potensi pasar kita,” kata Gunadi.

Sebagaimana banyak diberitakan sebelumnya, bahwa KPPU mencium adanya praktik kartel di pasar sepeda motor nasional. Menurut Gunadi, investigasi yang dilakukan oleh KPPU merupakan hal yang penting, apalagi ini memang terkait dengan tugas dan tanggung jawab KPPU. Gunadi melanjutkan, hal lain yang lebih penting adalah hasil dari investigasi ini akan menjadi proteksi industri untuk lebih berkembang dan terhindar dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan aturan persaingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *