Diskon Gede-gedean, KTM Indonesia Siap Panen

KTM Indonesia Percaya Diri Bisa Berbuat Banyak Setelah Banting Harga Motor Sport Premiumnya – Tak bisa dipungkiri, persaingan otomotif khususnya di segmen motor sport kelas high-end memang semakin sengit. Oleh karena itulah KTM Indonesia mengubah strategi pasar agar pabrikan asal Austria itu bisa berbuat lebih banyak di pasar motor sport kelas menengah atas, khususnya kelas 200cc dan 250cc.

ktm-indonesia-percaya-diri-bisa-berbuat-banyak-setelah-banting-harga-motor-sport-premiumnya

Sebagai pendatang baru di belantara pasar otomotif Indonesia, KTM Indonesia mengakui bahwa selama ini yang menghambat pertumbuhan penjualan produk-produk mereka di Indonesia semata-mata karena harga. Kini, dengan kebijakan baru yang menyebabkan banderol harga kian bersaing dan rencana merakit secara lokal, KTM mulai mendapat angin segar.

Diwakili oleh PT Penta Jaya Laju Motor (Penta Jaya) sebagai distributor resmi, KTM Indonesia berusaha keras melobi prinsipal soal harga, bahwa Indonesia adalah pasar yang unik. Iming-iming teknologi dan nama besar saja belum cukup untuk bersaing jika tak diiringi dengan harga yang terjangkau.

”Secara volume kecil, dan ini kami bicarakan dengan prinsipal. Kami berada di level brand premium, spek premium, harga juga premium. Ini yang bikin perkembangan agak lambat,” kata Kristianto Goenadi, Presiden Direktur Penta Jaya, (15/8), di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, seperti dikutip dari laman Kompas Otomotif.

KTM memang memangkas harga line-up motor sport dikelas 200cc dan 250cc menjadi lebih murah. Jika dulu model KTM RC250 dan KTM Duke 250 dibanderol dengan harga menyentuh Rp 70 jutaan, maka kini Duke 250 dan RC250 dijual dengan harga mulai Rp 40 jutaan.

Lebih lanjut Kristianto menyebut bahwa KTM RC 250 dan Duke 250 memang sempat dibanderol tinggi, tembus Rp 70 jutaan. Harga itu kalah jauh bersaing dengan motor-motor 250 cc lain seperti punya Kawasaki, Yamaha, bahkan Honda.

”Harga tinggi, ekspektasi orang lebih besar. Mereka membandingkan single silinder, double silinder dan sebagainya. Tapi dengan penurunan harga ini, ada satu perubahan. Mereka (konsumen) tak concern ke sana lagi,” ucap Kristianto.

KTM Indonesia memang patut percaya diri dengan strategi pemasaran baru. Hal ini didasarkan fakta bahwa KTM adalah merek premium, punya gaya Eropa, spesifikasi tinggi, tenaga dan torsi sama dengan kompetitor.

Sebagai bukti awal “panen” KTM yang mendiskon gede-gedean produknya adalah di gelaran GIIAS 2016, dimana unit motor KTM sudah terjual 48 unit selama sepekan pameran otomotif internasional itu berlangsung. Bahkan, catatan penjualan KTM ini melewati penjualan para kompetitornya. Nah, buat sobat Autolive yang ingin upgrade motor, KTM RC atau Duke series sepertinya bisa menjadi pilihan, nih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *