Tak Alami Kesulitan dengan Perangkat Elektronik Baru, Marquez Lega

Marc Marquez mengaku lega karena musim ini ia tak mengalami kesulitan terkait performa mesin dan perangkat elektronik baru pada motor Honda RC213V 2017. Kelegaan Marquez cukup beralasan karena juara bertahan MotoGP itu mengalami masalah dengan mesin dan ECU pada motornya di awal musim 2016 lalu.

tak-alami-kesulitan-dengan-perangkat-elektronik-baru-marquez-lega

Pada tes pramusim pertama MotoGP 2017 di Sepang dua pekan lalu, Honda nampak begitu mengalami kesulitan. Mesin RC213V spesifikasi 2017 yang masih terlalu agresif harus menyesuaikan dengan paket perangkat Electronic Control Unit (ECU) baru yang dipasok oleh Magneti Marelli.

Sebenarnya, tanda-tanda masalah yang dihadapi oleh Honda sudah terlihat pada awal musim 2016 silam. Pada seri pembuka di Qatar tahun lalu, Honda memang mampu mengantarkan Marquez naik podium teratas. Namun saat itu Honda harus berjibaku dengan masalah akselerasi sepanjang musim. Untungnya, Marquez mampu mengatasi masalah tersebut dengan terus tampil konsisten.

Jelang musim baru, Honda mau tak mau harus tampil lebih kompetitif, mengingat para rivalnya terus melakukan pengembangan mesin. Saat melakukan tes di Sepang, Honda sudah terlihat lebih kompetitif dengan menempatkan Marquez di peringkat ketiga hasil tes kombinasi.

“Tahun lalu, kami cukup jauh dari pembalap di posisi teratas. Saya sangat kesulitan,” ujar Marquez.

“Tahun lalu, di sini, pada saat ini, saya tidak memahami apapun. Sekarang, kami telah memahami. Kami tahu apa masalahnya. Tapi saya juga ingin menunggu di sirkuit lain. Malaysia adalah sirkuit istimewa, dengan kondisi berbeda dan sangat panas. Pada 2015, saya sangat cepat di sini (tes pramusim), tapi saya lalu sangat kesulitan di sirkuit lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Marquez mengungkapkan harapannya jelang tes pramusim kedua di Phillip Island.

“Saya menguji coba dua motor yang sepenuhnya berbeda, dan kami mengendarainya secara bergantian. Dengan motor pertama, kami hampir pada limit, dan dengan motor kedua masih ada potensi dan ruang untuk perbaikan,” paparnya.

“Feeling saya, dengan motor yang satu kamu sudah seperti terbatas dan sulit untuk memahami di mana kami bisa memperbaiki. Dengan motor yang lain, kami punya torsi lebih dan saya merasa punya ruang untuk meningkatkan,” ujar The Baby Alien.

“Tapi sekarang kami perlu untuk memutuskan arah mana yang akan dituju. Kami akan bekerja pada motor pertama dan mencoba untuk mendapatkan tenaga lebih,” tutup Marquez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *