December 1, 2021

AutoLive

Automotive Live News

Rossi: Tes di Phillip Island Tak Menyelesaikan Masalah Kami

Valentino Rossi tidak cukup senang dengan hasil tes pramusim MotoGP 2017 yang dilakukan Yamaha di Phillip Island akhir pekan lalu. Di Australia, Rossi tertinggal hampir satu detik dari rekan satu timnya di Yamaha, Maverick Vinales.

rossi-tes-di-phillip-island-tak-menyelesaikan-masalah-kami

Rossi memang sepatutnya kecewa dengan hasil tes pramusim kedua MotoGP 2017 di Phillip Island. Pada tes hari terakhir, Jumat (17/2), The Doctor harus puas berada di posisi ke-11. Catatan waktu Rossi terpaut 0,921 detik dari Vinales yang berada di urutan teratas.

Meski menegaskan fokusnya pada tes di Phillip Island adalah untuk meningkatkan race pace dengan memakai ban lama, namun Rossi tak bisa menutupi kekecewaannya. Ia pun menegaskan bahwa timnya harus bekerja lebih keras pada tes pramusim terakhir MotoGP 2017 di Qatar nanti.

“Saya cukup kesulitan pada dua ban, terutama ban depan. Tentu dalam kondisi seperti ini, temperatur sangat berbeda ketika Grand Prix, dan (ban) sedikit terlalu soft. Tapi sejujurnya itu bukan program utama saya,” tutur Rossi usai tes.

“Kami mencoba untuk banyak bekerja pada kecepatan untuk paruh kedua balapan, karena kami kesulitan tahun lalu. Kami mencoba sesuatu yang cukup berbeda, tapi pada akhirnya tidak banyak meningkat. Kami harus mencoba sesuatu yang lain.

“Saya pikir motor punya aspek yang baik, terutama tentang mesin, tapi tes ini lebih sulit bagi saya. Jadi, saya sangat tidak senang. Kami perlu mencoba lebih baik di Qatar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rossi menambahkan bahwa tes pramusim terakhir di Qatar akan sangat menentukan. Karena di sana gambaran mengenai performa motornya akan bisa diukur secara gamblang.

“Kami banyak bekerja untuk meningkatkan feeling motor pada ban lama. Kami mengambil banyak data dan melakukan pekerjaan keras. Tapi pada akhirnya, kami tidak berhasil memperbaiki masalah. Kami harus mencoba sesuatu yang lain untuk Qatar,” tegas Rossi.

rossi-tes-di-phillip-island-tak-menyelesaikan-masalah

Terlepas dari rasa kecewa yang ia dapatkan di Phillip Island, namun Rossi masih cukup lega karena ia merasa tidak terpaut jauh dari Vinales dan Marc Marquez.

“Saya cukup dekat, walaupun Phillip Island adalah trek yang aneh. Di sini, seperti di Malaysia, pembalap tercepat adalah Marquez dan Vinales. Kami harus bekerja untuk lebih dekat dengan mereka,” ujar Rossi.

“Lebih atau kurang, saya akan katakan kami ada di sana. Tapi di Malaysia, pada akhirnya saya mampu mencetak catatan waktu yang baik. Jika kita melihat jarak dengan pembalap teratas, mungkin di sini sedikit lebih buruk,” tutup pembalap berusia 38 tahun tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *