Rossi Tebar Ancaman, Marquez Mulai Ketakutan

Sebuah kabar menghampiri telinga Marc Marquez hingga juara dunia MotoGP 2016 itu merasa ketakutan. Kabar yang membuat The Baby Alien menjadi cukup ‘jiper’ itu datang dari siapa lagi kalau bukan rival terberatnya, Valentino Rossi.

rossi-tebar-ancaman-marquez-mulai-ketakutan

Ya, seperti dilaporkan oleh laman Diario Gol, alasan ketakutan Marquez adalah kabar bahwa Rossi diklaim memiliki ultra motivasi untuk bisa mengalahkan dirinya musim depan. Bahkan, Rossi juga disebut telah mempersiapkan diri dengan sangat serius guna menyambut MotoGP musim 2017 mendatang.

Tujuh musim tanpa gelar juara dunia memang membuat seorang Valentino Rossi penasaran. Tak mau tanggung-tanggung, Rossi bertekad untuk menggenapi raihan juara dunia ke-10-nya pada tahun 2017 mendatang. Oleh karena itu, pembalap kelahiran Tavullia, Bologna, Italia itu benar-benar okus meraih target terakhir, yang belakangan banyak dibilang orang sebagai obsesinya, meraih gelar juara dunia GP Motor untuk ke-10 kalinya di berbagai kelas.

Rider 37 tahun tersebut, diklaim telah meminta insinyur Yamaha di Jepang untuk membuatkan motor terbaik buatnya. Selain itu, Rossi juga memerintahkan kepada tim mekaniknya, untuk menyetel YZR-M1 sebaik mungkin agar mampu mengalahkan RC213V tunggangan Marquez.

Dari sisi personal, selain penuh motivasi. Rossi juga memperbaiki dirinya dari faktor fisik. Karena tak muda lagi, dia rajin melakukan diet, lebih banyak jam berlatih di gym, hingga berlatih dengan motocross di akademi balap miliknya.

Selain persiapan teknis, hal lain yang membuat Rossi sedikit lega adalah kepergian Jorge Lorenzo ke Ducati. Tidak lagi satu tim dengan Lorenzo artinya Rossi tak perlu lagi berurusan dengan rekan setim yang telah membuatnya sakit hati pada musim 2015 itu. Dengan saran agar Yamaha menarik Maverick Vinales sebagai pengganti Lorenzo. Rossi telah mengirim peringatan kepada rekan barunya itu, untuk tidak membuat masalah di Yamaha dan lebih dulu membantunya meraih gelar juara dunia ke-10.

Rossi pun tahu, dia telah memiliki segalanya untuk menjadikan MotoGP 2017 miliknya. Tapi, usaha final ada dari kemampuannya di lintasan. Alberto Tebaldi sebagai manajer akademi balap VR46 sekaligus tangan kanan Rossi, mengakui itu.

“Saya pikir, Vale telah memiliki semua yang dia butuhkan, malah lebih, untuk memenangkan gelar juara dunia ke-10 pada 2017. Level kompetisinya benar-benar ketat, khususnya dari segi konsistensi waktu per putaran dan juga ban. Detail-detail kecil yang akan membuat perbedaan. Kami berharap, Yamaha melakukan pekerjaan dengan baik, yakni mengembangkan motor yang hebat, khususnya yang cocok dengan ban (Michelin),” kata Tebaldi berkoar seperti dilaporkan GPOne.

Lantas apalah Tabaldi lebih mengkhawatirkan Vinales daripada Lorenzo?

“Sebagian iya. Kita tahu semuanya tentang Jorge. Sementara kita masih belum tahu potensi sebenarnya dari Maverick. Tapi, sudah jelas kalau dia merupakan pembalap yang memiliki talenta hebat,” tutup Tebaldi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *