Rossi Salami Marquez, Hubungan Keduanya Sudah ‘Mesra’?

Hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez Membaik Usai GP Catalunya – GP Catalunya yang berlangsung Minggu (5/6) kemarin memang meninggalkan cerita-cerita unik dan menarik. Mulai diubahnya turn 12 di sirkuit Catalunya karena kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Luis Salom dari Moto2, kemudian aksi ‘gila’ Valentino Rossi saat lomba yang berlangsung sangat dramatis, hingga yang paling menarik adalah jabatan tangan ‘mesra’ Rossi pada Marquez usai lomba.

hubungan-valentino-rossi-dan-marc-marquez-membaik-usai-gp-catalunya

Siapa pun pasti tahu bahwa setahun belakangan relasi antara Valentino Rossi dan Marc Marquez memang memanas dan cenderung tidak akur. Hal tersebut terjadi semenjak insiden di GP Malaysia tahun lalu. Hawa ‘panas’ antara senior dan junior tersebut terus berlangsung hingga musim baru 2016. Dalam beberapa seri MotoGP sebelum GP Catalunya kemarin, nampak Rossi dan Marquez tak saling bertegur sapa meski sama-sama naik podium. Namun usai lomba di GP Catalunya, terlihat Rossi menghampiri Marquez sembari bejabat tangan sambil tersenyum. Hmm, keduanya sudah akur kah?

GP Catalunya akhir pekan kemarin memang menghadirkan sebuah tontonan berkelas dan cukup menegangkan. Pada lima lap terakhir sebelum finis, Valentino Rossi dan Marc Marquez terlibat dalam aksi saling susul. Meski jarak keduanya sangat tipis, namun hampir tak ada friksi yang terjadi. Rossi yang sedang memimpin terus dibayang-bayangi Marquez yang tampil ngotot di kandangnya sendiri. Sejak saat itu, teriakan penonton di tribun terdengar semakin mengeras karena keduanya bergantian di depan. Marquez sangat terlihat memacu sepeda motornya sampai batas akhir, tetapi itu tidak cukup. Rossi berhasil finis pertama, dan Marquez kedua.

Ketika hendak menuju podium usai lomba, Rossi terlihat menghampiri Marquez dan menjulurkan tangan. Sambil memberikan senyum, Marquez menyambutnya dengan jabatan tangan. Di atas podium, keduanya juga terlihat berbicara. Hal itu tidak pernah terjadi musim ini saat keduanya naik podium.

Rasa kesal Rossi pada Marquez memang sangat terlihat sejak kejadian di Sepang. Kala itu, Rossi menganggap Marquez sebagai pengkhianat karena mengaku sudah lama menjadi fans, namun menikam dari belakang. Tuduhan Rossi pada Marquez ini tentunya terkait Marquez yang dianggap ‘menggagalkan’ usaha Rossi untuk menjadi juara dunia musim 2015 silam.

Inisiatif Rossi untuk ‘menyapa’ Marquez usai lomba GP Catalunya menjadi tontonan paling menarik. Bahkan, ‘kemesraan’ keduanya berlanjut saat berada di podium. Marquez terlihat berbincang dengan Rossi yang tampil di podium pertama. Dengan mengenakan kaos tribut untuk Luis Salom, hubungan kedua rider tersebut nampak cukup cair. Meski bersaing di lintasan, mengucapkan selamat pada rival bukan berarti merupakan sesuatu yang ‘haram’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *