Rins: Saya Sekarang Benar-benar Pembalap MotoGP

Alex Rins kini merasa menjadi pembalap MotoGP yang sebenarnya usai berhasil menempati posisi keenam pada tes pramusim hari terakhir di Phillip Island. Rider baru tim Suzuki Ecstar itu merasakan hal yang luar biasa karena bisa cepat beradaptasi dengan motor kelas MotoGP.

rins-saya-sekarang-benar-benar-pembalap-motogp

MotoGP 2017 merupakan musim debut bagi Rins di kelas utama. Sebelumnya, pembalap muda asal Spanyol itu berlaga di kelas Moto 2. Rins, dan juga Andrea Iannone, datang ke Suzuki sebagai pembalap baru guna menggantikan posisi Maverick Vinales dan Aleix Espargaro.

Debut resmi Rins dengan Suzuki terjadi pada tes pramusim perdana MotoGP 2017 di Sepang bulan Januari lalu. Di Sepang, Rins tampil kurang memuaskan dengan hanya menempati posisi ke-12, dan terpaut cukup jauh dengan rekan satu timnya, Andrea Inanone.

Tampil buruk di Sepang tak lantas membuat Rins “down”. Pemliki nomor 42 itu mulai bangkit saat tes pramusim kedua MotoGP 2017 di Phillip Island, Australia. Meski sempat mengalami kecelakaan kecil di Tikungan 2, ia mampu menutup hari terakhir pada posisi keenam, hanya terpaut 0,554 detik dari Maverick Vinales.

Dengan catatan waktu yang terus membaik, Rins menyatakan bahwa kini ia mulai merasakan menjadi pembalap MotoGP yang sebenarnya.

“Ya, saya mulai merasakannya,” ujar Rins penuh semangat.

“Tentu, kami punya banyak pekerjaan. Tidak mudah untuk tiba di satu sirkuit dan tampil cepat dengan mengendarai motor MotoGP. Saya akan melakukan yang terbaik dan bekerja sangat keras dengan para engineer untuk mendapatkan feeling.

“Saya senang karena kami selalu meningkat. Saya mencoba untuk tetap di racing line dalam tikungan cepat, dan saya pikir kami menempati posisi yang bagus,” imbunya.

Masih Terus Belajar

Meski penampilannya bersama Suzuki mulai meningkat, Rins mengaku bahwa ia masih dalam tahap belajar, dan berusaha untuk secepat mungkin beradaptasi dengan motor Suzuki GSX-RR 2017.

alex-rins-team-suzuki-ecstar-2017

“(Peningkatan) itu karena saya masih beradaptasi dengan motor dan trek. Selalu sulit untuk mengambil racing line sempurna selama melahap lap. Saya mencoba fokus untuk itu pada lap demi lap. Tentu kami sedikit meningkat pada tikungan cepat, tapi sayang senang kami meningkat cukup cepat,” ujar Rins.

“Apa beda Moto2 dan MotoGP? Saya rasa banyak bedanya. MotoGP lebih bertenaga, kencang dan berat. Di MotoGP kita juga bisa mengerem lebih keras. Saya merasakan tekanannya karena Moto2 lebih kecil. Saya coba memahami motor ini,” imbuhnya.

Karan masih dalam proses belajar, Rins pun mengaku bahwa ia belum berani mematok target untuk memenangkan balapan pada MotoGP musim ini.

“Buat saya masih sulit, karena baru masuk tahun ini. Fokus saya hanya mencoba cetak poin tahun ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *