Resmi Pindah ke Ducati, Jorge Lorenzo Seperti Hirup Udara Bebas

Jorge Lorenzo akhirnya secara sah dan resmi telah menjadi pembalap Ducati. Per Januari 2017, X-Fuera secara penuh telah menjadi bagian dari tim balap asal Bologna, Italia tersebut. Di Ducati, Lorenzo diikat dengan durasi kontrak selama dua tahun hingga 2018.

resmi-pindah-ke-ducati-jorge-lorenzo-seperti-hirup-udara-bebasYa, Jorge Lorenzo akhirnya bisa merasakan udara bebas setelah melewati empat tahun terakhir penuh tekanan di Yamaha. Misteri tentang keputusan mengapa Lorenzo pindah ke Ducati terus membayangi pembalap asal Spanyol tersebut.

Banyak yang meyakini keputusan Lorenzo hengkang ke Ducati adalah ketidakmampuan dirinya tampil maksimal bersama YZR-M1 di tim Movistar Yamaha, meski ia justru mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP musim 2015 kepada tim Garpu Tala. Kabar bahwa Yamaha terlalu menganakemaskan Valentino Rossi menjadi salah satu pemicu hijrahnya Lorenzo ke Ducati. Meski pada akhirnya rumor itu dibantah sendiri oleh Lorenzo.

Hubungan Rossi dan Lorenzo memang memanas dalam dua tahun terakhir. Padahal jika mengikuti perjalanan Rossi di tim Yamaha dalam beberapa musim terakhir ini, pembalap yang dikenal dengan julukan The Doctor seperti kalah bersaing saat Lorenzo masuk tim pada 2008 lalu. Meskipun dalam dua musim pertamanya pemilik nomor 99 itu gagal meraih prestasi yang cemerlang.

Situasi memanas ketika Lorenzo akhirnya membuat situasi di garasi tim Yamaha semakin tegang setelah dia berhasil merebut gelar pertamanya di kelas utama 1000cc pada 2010. Disinilah letak perseteruan itu dimulai hingga akhirnya pembalap asal Spanyol pergi meninggalkan tim yang telah dibelanya selama sembilan tahun.

“Saya butuh udara segar dan motivasi baru, karena setelah sembilan musim di tim yang sama Anda tidak dapat membuat 100%,” ujar Lorenzo usai dirinya resmi pindah ke garasi Ducati, seperti dilansir laman Eurosports, Minggu (1/1).

Apapun alasan dibalik kepindahan Lorenzo ke Ducati, satu hal yang pasti ia akan memulai petualangan baru di tim yang baru juga. Adaptasi mutlak dilakukan Lorenzo jika ia ingin menorehkan sejarah sebagai pembalap yang mampu juara dunia dengan dua tim berbeda, seperti yang ia cita-citakan. Sejauh ini, proses adaptasi Lorenzo dengan Desmosedici GP17 cukup berjalan dengan baik, usai ia mencatatkan waktu yang cukup bagus pada tes di Valencia, November lalu. Lantas bagaimanakah kiprah Lorenzo bersama Ducati di MotoGP musim ini? Kita tunggu saja aksi X-Fuera dengan Ducati pada MotoGP 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *