Repsol Honda Ditinggal Bosnya di Akhir Musim 2017

Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo akan melepaskan jabatannya pada akhir musim MotoGP 2017. Keputusan bos Honda tersebut cukup mengejutkan karena ia baru saja membawa Marc Marquez menjadi juara dunia dan mengantarkan Honda sebagai juara dunia konstruktor.

Livio Suppo. Foto: Getty Images
Livio Suppo. Foto: Getty Images

Senin (13/11) lalu, Honda secara resmi mengumumkan bahwa Suppo mengundurkan diri. Tak hanya meninggalkan Honda, Suppo juga mundur dari paddock MotoGP.

“Saya berpikir pada akhir hari, ini adalah keputusan yang tepat untuk pergi sekarang,” tutur Suppo dalam konferensi persi usai balapan di Valencia.

“Saya masih memiliki sisa kontrak satu tahun di HRC. Tapi saat ini, segalanya di HRC terkendali untuk tahun depan, dimana pembalap dan sponsor masih terikat kontrak. Jadi, sebagaian besar pekerjaan saya sudah selesai tahun depan,” imbuhnya.

“Di dalam diri, saya ingin mengubah hidup. Saya lebih suka melakukannya sekarang agar HRC dapat mengatur diri mereka sendiri dan merencanakan masa depan. Ini tidak mudah karena (MotoGP) telah menjadi hidup saya selama bertahun-tahun. Tapi saya yakin ini adalah pilihan tepat untuk diri dan keluarga saya,” lanjut Suppo.

“Saya berharap semua yang terbaik untuk HRC. Mereka memiliki dua pembalap yang fantastis, engineer kuat. Jadi, saya yakin mereka akan terus menjadi kuat di kejuaraan ini,” pungkasnya.

Suppo sendiri memang termasuk sosok yang disegani di dunia balap internasional, khususnya di MotoGP. Bergabung dari Ducati sejak awal musim 2010, Suppo memang sukses bersama Honda. Awalnya, pria berusia 53 tahun tersebut menjabat sebagai Direktur Pemasaran, sebelum akhirnya dipercaya menduduki posisi sebagai Direktur Komunikasi dan Pemasaran.

Pada tahun 2013 lalu, Suppo yang berasal dari Italia mulai mengemban tugas penting sebagai Team Principal di Repsol Honda. Semenjak Suppo menjabat sebagai bos Honda, pabrikan asal Jepang tersebut sukses merebut lima gelar juara dunia MotoGP, dengan rincian empat titel oleh Marc Marquez dan satu gelar oleh Casey Stoner. Sebelumnya, bersama Ducati, Suppo juga sukses mengantarkan Ducati dan Casey Stoner menjadi juara dunia konstruktor dan pembalap pada musim 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *