Pembalap Tes Ducati Kagum dengan Kecepatan Stoner

Kemampuan Casey Stoner yang masih bisa tampil cepat saat tes di Sepang membuat Michele Pirro kagum. Stoner yang sudah mundur dari balap MotoGP nyatanya masih mampu menemukan performa terbaik meski hanya sebatas uji coba pramusim bersama Ducati.

pembalap-tes-ducati-kagum-dengan-kecepatan-stoner

Pirro yang juga merupakan pembalap tes Ducati memang diutus oleh pabrikan asal Italia itu guna menguji motor baru Desmosedici GP17 pada tes pramusim perdana MotoGP 2017 di Sirkuit Sepang, Malaysia, bersama Stoner. Pirro dan Stoner menemani dua pembalap utama Ducati, yakni Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Pirro sendiri memperoleh tanggung jawab baru di tim Ducati. Mantan pembalap asal Italia itu akan menjalankan peran baru sebagai analis trek bagi Jorge Lorenzo pada 2017. Selain itu, Pirro juga bertanggung jawab atas pengembangan Desmosedici GP dalam beberapa tahun terakhir.

Tahun lalu, Stoner dan Pirro juga sudah bersama-sama melakukan pengembangan dan pengujian untuk motor baru Ducati. Kedua pembalap penguji itu memegang peran penting karena Ducati menginginkan aspek opini berbeda terkait pengembangan motor prototipe mereka.

Pada tes pramusim di Sepang dua pekan lalu, Pirro dan Stoner sama-sama menguji GP17 di hari pertama dan kedua. Hasil paling bagus didapat oleh Stoner dimana ia berhasil menjadi pembalap tercepat pada tes hari pertama. Kemampuan Stoner untuk tampil cepat di Sepang diakui secara langsung oleh Pirro.

“Casey punya kemampuan dalam waktu singkat untuk menemukan limit motor. Dia mendapatkannya sebelum pembalap lainnya,” ucap Pirro seperti dilansir oleh laman Motorsport.

Pada tes Sepang, performa Stoner sama sekali tidak menunjukkan bahwa ia adalah seorang pembalap yang sudah pensiun. Meski mantan pembalap asal Australia itu sudah tak lagi turun di ajang balap resmi selama lima tahun – Stoner pensiun pada tahun 2012, namun Pirro menganggap mantan pembalap itu sebagai sosok yang benar-benar unik. Ia bahkan juga mengaku tak akan dapat menyamai catatan waktu Stoner.

“Jorge juga menemukan limit, tapi dia terbiasa menggunakan metode berbeda. Berbanding terbalik dengan Stoner yang tidak membutuhkan waktu lama. Kedua pembalap cepat, tapi cara Casey luar biasa,” lanjut Pirro.

“Saya pikir itu sebuah kemampuan yang unik, mengingat dia tidak balapan sama sekali. Tapi dia mampu untuk menemukan limit,” imbuhnya.

“Dia mencetak 1 menit 59,6 detik sekian saat hari pertama di Sepang. Dia lalu menyamai catatan waktunya pada hari terakhir. Limit itu ada di sana, tapi dia sudah menemukannya pada Senin,” tutup Pirro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *