Motor Yamaha untuk Musim 2018 Gunakan Basis 2016

Yamaha Factory Racing akan menggunakan basis Yamaha YZR-M1 2016 dalam pengembangan motor yang akan digunakan untuk MotoGP musim 2018. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh pembalap utamanya, Valentino Rossi, usai Yamaha melakukan tes privat di Sepang, awal Desember ini.

Valentino Rossi. Foto: Motofire
Valentino Rossi. Foto: Motofire

Valentino Rossi dan Yamaha melakukan tes privat di Sirkuit Sepang, awal pekan ini. Rekan setim Rossi, Maverick Vinales dan pembalap tim satelit Yamaha Tech 3, Johann Zarco juga ikut serta dalam tes tersebut. Ketiganya melakukan tes untuk membandingkan performa YZR-M1 2016 dan 2017.

Tes privat Yamaha di Sepang sendiri dilakukan setelah tes di Valencia, November lalu. Sama seperti di Sepang, tes di Valencia juga digunakan Yamaha untuk mempertimbangkan basis motor mana yang akan digunakan untuk mengembangkan motor 2018.

Dari tes tersebut, Rossi menyuarakan pendapatnya bahwa Yamaha harus meninggalkan basis motor 2017 yang penuh dengan masalah. Menurutnya, Yamaha harus kembali ke basis motor versi sebelumnya yang sukses mengantarkan Johann Zarco meraih gelar Rookie of The Year 2017.

“Kami mencoba motor 2016. Kami menyelesaikan dan kami semua sepakat motor 2017 lebih buruk,” ujar Rossi, seperti dilansir Motorsport.

“Kami tetap harus melihat bagaimana jadinya motor baru, akan ada beberapa hal menarik. Tapi basisnya akan memakai motor 2016. Sekarang adalah saat kritis. Antara sekarang dan Februari, Yamaha harus melakukan lompatan besar,” imbuhnya.

Yamaha memang terpuruk pada musim 2017. Tim Garpu Tala tak mampu bersaing dengan Honda, bahkan Ducati. Maverick Vinales yang sempat mengejutkan di awal musim, justru melempem di tengah musim. Pun demikian dengan Rossi yang harus mengakhiri MotoGP 2017 dengan menempati posisi lima klasemen akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *