MotoGP Punya Aturan Baru Soal Tim Satelit, Marc VDS Pasrah dengan Honda

Sepanjang MotoGP musim 2016, Tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda adalah salah satu tim satelit yang mampu tampil menanjak. Bahkan, mereka mampu meraih satu podium juara leway Jack Miller di GP Assen, Belanda. Namun jelang bergulirnya musim baru, Tim Marc VDS justru menghadapi masalah terkait peraturan baru yang diterbitkan oleh Dorna Sports untuk tim-tim satelit di MotoGP.

motogp-punya-aturan-baru-soal-tim-satelit-marc-vds-pasrah-dengan-honda

Seperti dilaporkan oleh laman Speedweek, Team Principal Marc VDS Honda, Michael Bartholomy menyatakan bahwa timnya tengah menghadapi situasi mengkhawatirkan akibat aturan baru di MotoGP.

“Tahun lalu, selama MotoGP Austria, Marc van der Straten (pemilik tim) dan saya baru saja memperpanjang kontrak kami sebagai tim peserta MotoGP untuk durasi lima tahun ke depan,” ujar Bartholemy.

“Ini adalah kontrak initernal dan tidak ada hubungannya dengan kontrak Dorna. Oleh karena itu, Marc memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan, dia akan menjamin sejumlah uangnya untuk tim ini di MotoGP,” lanjutnya.

Lantas, masalah apakah yang dimaksud oleh Bartholemy? Usut punya usut, ternyata Dorna Sports baru saja mengeluarkan peraturan baru yang mendorong semua tim pabrikan untuk memiliki setidaknya satu tim satelit mulai musim 2018.

Kontrak tim Marc VDS dengan Honda Racing Team sendiri akan berakhir pada tahun 2017. Lalu bagaimanakah nasib Tim Marc VDS usai tahun 2017? Apakah mereka akan bersatu dengan tim pabrikan Honda?

Jawabannya memang belum diketahui, bisa iya bisa juga tidak. Hal ini karena sejumlah tim di MotoGP seperti Suzuki, Aprilia dan KTM belum memiliki tim satelit.

Dengan berakhirnya kontrak Marc VDS dengan HRC pada tahun 2017, dan keharusan tim pabrikan MotoGP memiliki satu tim satelit pada tahun 2018, maka akan ada potensi Tim Marc VDS akan berganti mesin dan merek. Tak bisa dipungkiri, Marc VDS merupakan tim potensial sehingga sangat mudah untuk dilirik oleh pabrikan lain.

Lalu, bagaimana komentar petinggi Marc VDS soal kemungkinan mereka untuk berganti pemasok mesin?

“ Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Tetapi jika berandai-andai bahwa Honda harus memiliki hanya satu tim satelit pada tahun 2018, maka Lucio Cecchinello (LCR Honda) tentu berpotensi besar untuk dipilih, karena mereka memiliki hubungan yang jauh lebih lama dengan Honda ketimbang kami,” kata Bartholemy mengutarakan kekhawatirannya.

Meski sedikit khawatir dan pasrah dengan keputusan Honda nantinya, namun Bartholemy tetap optimis dan merasa bahwa timnya memiliki keunggulan dibanding tim-tim satelit lainnya.

“Keunggulan kami adalah memiliki dana untuk dua motor, dan kami akan dapat melakukan itu hingga akhir 2021. Bagi Honda, ini bisa menjadi plus. Tapi ini semua adalah keputusan yang perlu mereka ambil,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *