December 7, 2021

AutoLive

Automotive Live News

Lorenzo Tak Terobsesi Kalahkan Rekor Rossi di Ducati

Jorge Lorenzo menegaskan bahwa ia tak terlalu berambisi untuk memperbaiki rekor buruk Valentino Rossi di Ducati. Sebelumnya, Rossi memang sempat membela Ducati selama dua musim, pada periode 2011 hingga 2012. Bersama pabrikan asal Italia tersebut, The Doctor mengalami kesulitan dan gagal meraih kemenangan, sebelum akhirnya kembali ke Yamaha pada tahun 2013.

lorenzo-tak-terobsesi-kalahkan-rekor-rossi-di-ducati

Kegagalan mantan rekan setim bersama Ducati tak terlalu dipusingkan oleh Lorenzo. Meski begitu, rekor buruk Rossi bersama Ducati membuat Lorenzo mengerti akan satu hal, yaitu fakta bahwa Desmosedici GP memang tak mudah ditaklukkan.

Secara historis, memang Ducati Desmosedici GP tak bisa ditangani oleh sembarang pembalap. Tercatat, hanya Casey Stoner yang mampu menaklukkan Desmosedici, sebelum rekor buruk Ducati selama hampir 9 tahun tanpa kemenangan dipecahkan oleh Andrea Iannone di GP Austria tahun lalu.

Kini, Ducati telah memiliki amunisi baru dalam sosok Lorenzo. Porfuera hijrah ke Ducati dengan rekor mentereng; lima kali juara dunia di semua kelas (tiga kali di kelas utama). Kepindahan pembalap asal Spanyol tersebut diharapkan mampu memperbaiki rekor buruk Ducati selama ini. Lorenzo pun digadang-gadang bisa mengantarkan pabrikan yang bermarkas di Bologna, Italia itu kembali ke puncak kejayaan, seperti yang dulu dilakukan Stoner kala membawa Ducati juara dunia MotoGP 2007.

Diberi harapan besar, Lorenzo justru menegaskan bahwa ia sama sekali tak terlalu berambisi untuk bisa memperbaiki rekor buruk Ducati di masa lalu, terutama catatan nihil kemenangan milik Rossi-Ducati. Ia menilai, bahwa catatan buruk Rossi dan Ducati pada masa lalu sudah tidak relevan karena keduanya membalap bersama Ducati pada era yang berbeda.

“Target saya bukan mencoba untuk meningkatkan hasil Valentino. Itu adalah periode lain dengan orang berbeda di Ducati. Motor dan ban sekarang berbeda. Itu adalah era yang berbeda,” tukas Lorenzo usai event presentasi Ducati di Bologna, Italia, Jumat (20/1).

“Para pembalap dan (bos) teknis berbeda. Dan mungkin demikian juga dengan performa motor. Saya tidak membandingkan dan tidak fokus pada apa yang terjadi di masa lalu,” ujarnya.

“Tidak ada yang tahu seperti apa masa depan, tapi saya pikir, saya tidak akan gagal. Saya tidak tahu level yang akan saya capai segera. Tapi saya cukup yakin cepat atau lambat, saya akan sangat kompetitif dan memenangi balapan,” tandas Lorenzo.

lorenzo-tak-terobsesi-kalahkan-rekor-buruk-rossi-di-ducati

Selain tak terlalu ambil pusing dengan rekor buruk Rossi di Ducati, Lorenzo juga menambahkan bahwa dirinya tidak terobsesi untuk bisa langsung menjadi juara dunia di tahun pertamanya berseragam merah Ducati.

“Itu akan menjadi kesalahan besar jika kita hanya terobsesi tentang kejuaraan dunia, karena inilah cara terbaik untuk kalah dan membuat kesalahan,” tuturnya.

“Obsesi kami adalah harus meningkatkan paket hari demi hari dan pekan demi pekan – meningkatkan pembalap, tim, orang dan terutama motor. Karena dengan hanya memiliki paket terbaik di kelas ini, maka kami bisa menjadi juara dunia. Ini seharusnya menjadi fokus kami,” tegas Lorenzo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *