Lorenzo Pilih Michele Pirro Sebagai Analis Trek

Jorge Lorenzo memilih Michele Pirro sebagai analis trek yang baru menggantikan Wilco Zeelenberg. Keputusan Lorenzo itu ia konfirmasi usai Ducati melakukan tes pramusim di Sepang, Malaysia, Rabu (1/2) kemarin.

lorenzo-pilih-michele-pirro-sebagai-analis-trek
Jorge Lorenzo memilih pembalap penguji Ducati, Michele Pirro sebagai analis trek yang baru. Foto oleh: Motorsport.

Pirro sendiri merupakan pembalap tes Ducati, bersama Casey Stoner. Pembalap penguji asal Italia itu akan mendampingi Lorenzo mulai musim ini. Pirro akan menggantikan peran Zeelenberg yang telah menjadi analis trek Lorenzo selama sembilan tahun terakhir.

Pirro dipilih Lorenzo karena Zeelenberg memutuskan untuk tetap tinggal di tim lama Porfuera, Yamaha. Akibatnya, Lorenzo harus bergerak mencari analis trek baru guna menggantikan pembalap asal Belanda tersebut.

Pilihan Lorenzo jatuh ke Pirro yang memang telah lama bersama Ducati. Pirro menyisihkan beberapa nama lain seperti Max Biaggi dan Stoner. Namun Pirro dipilih karena sudah lima tahun di tim Ducati dan juga pernah berkompetisi di balapan World Superbike (WSBK).

Dengan posisi barunya tersebut, maka Pirro akan hadir di sepanjang MotoGP musim 2017. Dan ia juga telah menjalin hubungan baik dengan Lorenzo, karena sang pembalap pernah mengunjungi rumah Pirro di Cesena, Italia.

“Saya sangat senang dengan Michele, dan itulah mengapa kami memilih dia sebagai analisis trek yang baru,” ungkap Lorenzo, seperti ia tuturkan pada Motorsport.

“Kami memiliki target yang sama. Ducati seperti keluarga saya, dan jika saya bisa membantu Jorge untuk memenangi kejuaraan, saya akan senang,” sahut Pirro, yang terakhir kali membalap pada tahun 2012 lalu.

“Ini adalah tahun kelima saya di Ducati dan saya telah mengendarai semua motor mereka. Jorge beruntung datang ke tim pada saat yang tepat, walaupun normal baginya untuk membutuhkan beberapa waktu beradaptasi dengan motor baru,” lanjutnya.

“Kami harus ingat bahwa, hingga sekarang, dia hanya mengenal Yamaha di kelas MotoGP. Desmosedici GP menuntut gaya balap berbeda.”

“Ducati bukan motor yang sepenuhnya berbeda, tapi dia telah familiar dengan motor sebelumnya. Hal utama bagi dia sekarang adalah menghabiskan sepanjang mungkin di trek.”

“Dari Senin ke Selasa, dia lebih cepat satu detik penuh. Dan pada Rabu, dia meningkat lagi. Motor masih sama, dia hanya menyesuaikan dirinya,” tutup Pirro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *