Lorenzo Akan Uji Sistem Thumb Brake di Phillip Island

Jorge Lorenzo akan menguji coba sistem thumb brake di motor Desmosedici GP17 pada tes pramusim kedua MotoGP 2017 di Sirkuit Phillip Island, Australia. Uji coba sistem pengereman di stang yang difungsikan menggunakan jempol itu ditujukan agar Lorenzo cepat  beradaptasi dengan GP17.

lorenzo-akan-uji-sistem-thumb-brake-di-phillip-island

Lorenzo sendiri mendapatkah hasil yang kurang memuaskan pada tes pramusim pertama di Sepang, Senin (30/1) pekan lalu. Pembalap anyar Ducati itu hanya mampu menempati posisi ke-17, jauh dibelakang Maverick Vinales (Yamaha), Valentino Rossi (Yamaha) dan Marc Marquez (Honda). Bahkan, Porfuera juga kalah cepat oleh pembalap penguji Ducati, Casey Stoner, dimana ia tertinggal 1,6 detik dari Stoner.

Meski mengaku terkejut, namun Lorenzo mengaku tak terlalu mengkhawatirkan hasil tes di Sepang.

“Saya terkejut menjadi begitu lambat. Saya tidak mengharapkan akan begitu sulit. Masih panjang jalan yang harus dilalui, terutama saat pengereman. Saya terbiasa mengerem lebih awal dengan Yamaha. Dan sekarang saya kehilangan banyak ketika mengerem,” tutur Lorenzo.

“Motor ini harus dikendarai dengan cara berbeda. Pada awalnya, Anda tidak memahami bagaimana memaksimalkannya. Sehingga sulit bagi saya untuk berada di antara yang tercepat,” imbuh mantan pembalap Yamaha tersebut.

Mau tidak mau, Lorenzo memang dituntut untuk cepat beradaptasi dengan Desmosedici GP17, mengingat motor Ducati dikenal memiliki gaya balap berbeda dibandingkan dengan Yamaha YZR-M1 yang sudah melekat dengan Lorenzo selama 9 musim.

“Dengan prototipe ini, Anda harus mengerem belakangan dan masuk ke tikungan sambil mengerem. Itulah gaya balap (Andrea) Dovizioso sekarang. Dan itu cukup berbeda dari saya pada awal tes,” ujar Lorenzo.

Salah satu faktor penting guna “menaklukkan” GP17 adalah rem belakang, dimana aspek ini tidak begitu berpengaruh pada motor Yamaha yang dikenal memiliki akselerasi cepat. Sedangkan motor Ducati unggul pada power mesin.

Dalam upaya untuk beradaptasi dengan Desmosedici GP17, teknisi Ducati pun akan memberikan Lorenzo alternatif sistem pengereman yang sebelumnya sudah digunakan oleh Dovizioso.

“Jorge mengetahui perlunya mengubah sedikit gaya balap, dengan menggunakan rem belakang lebih banyak dari yang dilakukannya sejauh ini,” ucap Team Principal, Davide Tardozzi di Sepang.

“Itulah mengapa dia sudah berada di trek dengan kondisi cuaca yang sulit, karena dia ingin melanjutkan proses belajarnya,” ungkap Tardozzi.

Lebih lanjut, Tardozzi juga mengonfirmasikan niat Ducati untuk membiarkan Lorenzo menguji coba solusi pengereman belakang, yang dioperasikan dengan tangan kiri.

“Kami ingin dia mencobanya, tapi itu akan dilakukan di Australia,” imbuh Tardozzi.

Sebelumnya, Lorenzo sendiri telah memiliki beberapa pengalaman perihal alternatif sistem pengereman. Ia pernah menggunakan sistem thumb brake ketika mengendarai Yamaha saat tes pramusim Sepang dua musim lalu.

Juara dunia GP 500 lima kali beruntun, Mick Doohan, adalah pembalap pertama yang memperkenalkan penggunaan sistem thumb brake. Legenda MotoGP asal Australia itu menggunakan sitem thumb brake setelah mengalami kecelakaan di GP Belanda pada tahun 1992 silam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *