KTM Targetkan Punya Tim Satelit Tahun 2018

Setelah memastikan diri tampil semusim penuh di MotoGP kelas utama mulai tahun 2017, KTM membuka peluang untuk menjadi pemasok mesin bagi tim satelit. Rencana KTM untuk memiliki tim satelit kemungkinan besar akan direalisasikan pada MotoGP musim 2018 mendatang.

ktm-targetkan-punya-tim-satelit-tahun-2018

Pekan lalu, KTM secara resmi telah meluncurkan motor baru dan livery yang akan mereka gunakan pada MotoGP 2017. Tak hanya untuk kelas MotoGP saja, pabrikan asal Austria itu juga merilis skuad serta motor baru untuk Moto 2 dan Moto 3. Event launching tim tersebut sekaligus menandai debut semusim penuh KTM di MotoGP kelas premier.

Dalam event launching pekan lalu, CEO KTM Stefan Pierer mengatakan bahwa perusahaannya telah setuju untuk memasok mesin ke tim lain mulai musim 2018, atau di tahun kedua mereka berkiprah di MotoGP. Rencana KTM tersebut sekaligus untuk memenuhi kesepakatan terbaru antara promotor Dorna Sports S.L., dan para pabrikan lain  dimana mereka menginginkan grid MotoGP terisi hingga 24 motor, dengan masing-masing menurunkan dua motor pabrikan dan dua motor satelit.

Untuk musim 2017, KTM, Suzuki dan Aprilia menjadi pabrikan yang hanya menurunkan tim pabrikan di MotoGP. Pemasok mesin terbanyak di MotoGP sendiri dipegang oleh Ducati, dimana pabrikan Italia itu memasok 8 dari 23 motor di grid MotoGP musim ini.

“Kami memfokuskan pada tim pabrikan dalam tahun pertama,” ucap Pierer, seperti dilansir laman Motorsport.

“Kami memiliki kontrak lima tahun dengan Dorna, dan kami telah setuju bahwa di tahun kedua, kami juga akan menyediakan material dan motor untuk tim satelit. Itulah rencana untuk tahun kedua. Saya pikir prioritasnya adalah untuk siap dengan tim pabrikan dan bersiap untuk menyediakan (motor) bagi tim kedua,” imbuh Pierer.

Musim 2017 ini, KTM akan diperkuat oleh duet Pol Espargaro dan Bradley Smith. Keduanya tampil cukup baik pada tes di Phillip Isladn beberapa pekan lalu. Smith hanya terpaut 1,3 detik dari pembalap tercepat di sesi terakhir, Maverick Vinales.

Pierer menyebut bahwa KTM sangat terinspirasi oleh Suzuki yang terus berkembang usai pabrikan Jepang itu melakukan comeback ke MotoGP dua tahun silam.

“Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan, sebagai patokan, Suzuki telah melakukan pekerjaan hebat. Itu pada dasarnya adalah patokan,” terangnya.

“Kami kesulitan saat tes pertama, karena kami menguji coba set-up berbeda. Kami tidak punya platform seperti lainnya.  Tapi lalu berjalan sangat baik. Dan tes Phillip Island sangat memotivasi bahwa kami berada di arah yang tepat,” ujar Pierer.

“Butuh tujuh tahun (untuk menjadi tim pemenang) di Reli Dakar. Sepanjang tiga tahun pertama, kami ingin dekat dan meraih podium sebisa mungkin,” tegas Pierer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *