Ini Lawan Terberat Marquez di MotoGP

Kunjungan Marc Marquez ke Indonesia, Selasa (25/10) memang meninggalkan banyak cerita. Selain memuaskan penggemar beratnya dengan aksi di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Marquez juga berbagi banyak cerita tentang dirinya dan MotoGP, termasuk lawan yang dianggapnya paling berat sepanjang gelaran MotoGP musim 2016.

ini-lawan-terberat-marquez-di-motogp

Gelar juara dunia 2016 memang sudah berada di genggaman Marc Marquez. Namun meski begitu, ia menyatakan bahwa dirinya tetap akan tampil sebaik-baiknya di sisa balapan yang masih ada 2 seri lagi. Seperti kita ketahui, meski Marc Marquez jatuh di Philip Island akhir pekan lalu, pembalap Repsol Honda tersebut masih memimpin klasemen pembalap dengan mengantongi 273 poin. Sisa 2 seri balapan lagi pun, poin Marquez sudah tak bisa dikejar lagi oleh dua pesaing beratnya, yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Sukses merengkuh titel juara dunia dengan sisa 3 seri balapan memang menguntungkan Marquez. Namun keberhasilan ini tidak ia raih dengan jalan yang mudah. Pembalap berjuluk “The Baby Alien” itu mengakui bahwa persaingan musim ini lebih sulit dari musim sebelumnya.

“Apa yang dilakukan Dorna sudah bagus. Mereka mengubah perangkat elektronik, produsen ban dan beberapa peraturan. Jadi, balapan kali ini berjalan lebih kompetitif. Ada delapan pemenang dalam musim ini dan hal itu tidak biasa terjadi,” ucap Marquez, seperti dilansir dari laman Sindo News.

“Lawan terberat musim ini tentunya Yamaha. Mereka benar-benar kuat. Tapi kami selalu berusaha keras untuk mengalahkan mereka. Untuk pembalap, lawan tersulit yaitu Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, Dani Pedrosa dan tentu saja Maverick Vinales juga,” imbuh pemuda asal Spanyol tersebut.

Dengan kepastian juara dunia yang sudah ada di tangannya, kini tinggal memaksimalkan dua balapan tersisa untuk membawa Honda juara di kelas konstruktor. Ia berharap prestasinya ini terus berlanjut di masa yang akan datang.

“Persaingan musim ini sudah usai, tapi kami masih punya dua balapan tersisa. Bersama Honda, kami akan tetap berjuang agar bisa merebut gelar juara,” ucapnya.

“Untuk tahun depan, tujuan kami tentu menjadi juara lagi. Balapan akan dimulai di Qatar dan kami harus punya mental seperti musim ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *