Iannone: Hasil Tes di Sepang Lampaui Harapan Suzuki

Andrea Iannone mengaku puas dengan hasil tes pramusim Suzuki di Sepang. Pembalap baru tim Suzuki Ecstar tersebut menyatakan bahwa hasil tes di Sepang sudah melampaui harapan Suzuki setelah sang pembalap mampu menjadi yang tercepat pada tes hari ke-2.

iannone-tes-di-sepang-lampaui-harapan-suzuki

Mengendarai Suzuki GSX-RR spesifikasi 2017 di Sepang, Iannone memang tampil cukup bagus, terutama pada tes hari kedua. Mantan pembalap Ducati itu mampu mencetak catatan waktu tercepat 1 menit 59,452 detik. Catatan waktu The Maniac lebih cepat 0,406 detik dari pembalap anyar Yamaha, Maverick Vinales.

Pada tes hari terakhir tes, Iannone memang hanya menempati posisi ke-11. Namun, itu dikarenakan ia memfokuskan diri pada long run. Ia bahkan sempat mengalami dua kecelakaan dalam upaya mencari limit Suzuki GSX-RR 2017.

erlepas dari insiden kecelakaan, Iannone mengaku puas dengan hasil tes. Walaupun, pembalap Italia itu menekankan area elektronik yang harus ditingkatkan oleh Suzuki jelang seri pembuka Qatar nanti.

“Tes kami (di Sepang) berjalan baik, melampaui harapan. Kami banyak belajar dengan setiap perubahan baik setiap waktu,” ujar Iannone kepada awak media.

“Di Sepang ini, kami memulai untuk mengubah set-up motor, dan perubahan itu berjalan baik setiap waktu. Tentu kami tidak mengubah sasis, karena ini sebenarnya sempurna. Kendati demikian, Suzuki tahu bahwa engineer harus bekerja pada elektronik dan komponen kecil lainnya dari motor kami,” imbuh Iannone.

“Itu bisa menjadi peningkatan besar bagi kami, dan saya harap bisa memilikinya sebelum musim dimulai,” tegasnya.

Sementar itu, tandem Iannone di Suzuki Ecstar, Alex Rins, mampu menempati posisi ke-12 dalam hasil kombinasi selama tes tiga hari di Sepang. Meski terlempar dari posisi 10 besar, Rins yang baru tampil lagi di Sepang setelah mengalami kecelakaan di Valencia November 2016 lalu juga mengaku puas dengan performa GSX-RR 2017.

“Saya sangat senang tentang tes tiga hari ini, terutama pada hari terakhir (Rabu). Saya sudah menarik banyak kesimpulan tentang bagaimana mengendalikan motor,” ungkap Rins.

“Saya tidak pernah bekerja dengan begitu banyak memakai ban lama. Tapi catatan waktu itu selalu ada di sana ketika saya melaju dengan ban baru. Hal paling penting adalah saya menemukan limit dari motor,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *