Dua Pabrikan Ini Bantah Rumor Ingin Rekrut Dovizioso

Dua pabrikan besar, Honda dan Yamaha membantah rumor yang hangat berkembang bahwa mereka menginginkan jasa Andrea Dovizioso untuk musim 2019. Rumor tersebut terus berkembang lantaran prestasi gemilang Dovizioso yang mampu menyabet runner-up dunia pada MotoGP musim 2017.

Andrea Dovizioso. Foto: Speedweek
Andrea Dovizioso. Foto: Speedweek

Performa Dovizioso bersama Ducati pada MotoGP 2017 memang ciamik. Pembalap asal Italia itu mampu mengoleksi enam kemenangan. Meski akhirnya gagal menjadi juara dunia, namun penampilan Dovi yang mampu menyulitkan Marc Marquez memang patut diacungi jempol.

Kegemilangan Dovi pada MotoGP 2017 membuatnya menjadi magnet pada bursa transfer pembalap MotoGP 2019. Apalagi, pada musim tersebut akan ada 12 pembalap pabrikan yang kontraknya habis di akhir musim.

Awal tahun 2017 ini, Dovi pernah mengungkapkan bahwa ia hampir saja kembali ke Honda, tim yang pernah dibelanya pada kurun waktu 2009 hingga 2011, sebelum akhirnya hijrah ke ke Yamaha Tech 3 dan kini membela Ducati.

Livio Suppo, eks bos Repsol Honda pun pernah melayangkan pujiannya kepada Dovi. Namun ia membantah bahwa Honda tertarik untuk memboyong kembali Dovi.

“Bukan rahasia lagi. Tahun lalu ada kemungkinan Dani Pedrosa hengkang, dan kami berbicara dengan Dovizioso,” beber Suppo.

“Kami menyukainya. Dani kami pun tahu nilainya. Dia pembalap yang bagus. Sejujurnya, semua orang di paddock tidak menyangka penampilannya pada musim ini. Akan tetapi, musim depan semua tim memiliki pembalap yang terikat kontrak. Sehingga tidak perlu membicarakannya,” sambung Suppo.

Sementara itu, Yamaha yang kemungkinan besar akan ditinggalkan Valentino Rossi pada akhir musim 2018 juga sempat dikaitkan dengan Dovi. Namun Lin Jarvis selaku bos Yamaha menyatakan bahwa timnya belum memikirkan soal pengganti Rossi.

Terkait Dovi, Jarvis menganggap bahwa Dovi lebih baik tetap bertahan di Ducati, ketimbang mengambil resiko hijrah ke rival pabrikan.

“Tidak ada kebenaran dari rumor ini. Tapi saya sangat menghormati Andrea (Dovizioso),” ungkap Jarvis.

“Sukses yang diraih Andrea musim ini bukan kebetulan. Ia sukses berkat komitmen selama lima tahun terhadap proyek yang dikembangkan Ducati. Dia tumbuh dengan motornya. Dan tahun ini, semua bintang sejajar dengan Andrea. Hal terbaik baginya adalah bertahan di Ducati,” pungkas Jarvis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *