Diduga Abaikan Team Order, Ini Kata Lorenzo

Jorge Lorenzo diduga mengabaikan perintah tim Ducati agar memberikan jalan kepada Andrea Dovizioso. Namun Lorenzo menyanggah hal tersebut. Ia mengaku tetap ingin membantu Dovi agar bisa menjaga jarak dengan pembalap lain yang berada di depan.

Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Foto: LAT Images
Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Foto: LAT Images

Drama MotoGP Valencia tak hanya soal kemenangan Dani Pedrosa dan keberhasilan Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP kelas tertinggi untuk keempat kalinya. Drama anatara dua pembalap Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso juga menyita perhatian publik.

Pada 13 lap terakhir MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo akhir pekan lalu, Lorenzo mendapat perintah dari Ducati untuk membantu Dovi yang masih berpeluang menjadi juara dunia. Perintah team order Ducati itu terlihat jelas pada dasbor motor Lorenzo. Tak hanya sekali, perintah itu bahkan diulangi hingga empat kali.

Start dari grid kedua, Lorenzo langsung berada di depan Dovi begitu balapan dimulai. Situasi ini jelas tidak diinginkan oleh Ducati karena tim jelas ingin melihat pembalapnya menjadi juara dunia, apalagi Marc Marquez “tertahan” oleh Johann Zarco di depan.

Ducati pun memberikan tanda “Mapping 8” kepada Lorenzo di tengah-tengah balapan. Namun perintah tersebut sepertinya tak diindahkan Lorenzo. Ia terus berada di depan Dovi. Meski akhirnya Lorenzo terjatuh, lalu diikuti Dovi yang juga melebar dan gagal melanjutkan balapan, namun kejadian ini jelas memancing perhatian publik.

Usai lomba, Lorenzo menjelaskan alasan mengapa ia tak mengindahkan perintah team order. Rider asal Spanyol itu berujar bahwa ia terus berada di depan Dovi agar rekan setimnya itu tetap bisa menjaga jarak dengan para pembalap lain yang berada di depan.

“Di Sepang, saya tidak melihat dasbor. Di sini saya melihat mereka memberi saya perintah tersebut setiap waktu. Bahkan, setelah melihat perintah itu, saya tetap menekan hingga akhir. Karena saya tahu ini hal terbaik bagi saya, Ducati dan Dovi,” ujar Lorenzo seperti dikutip dari Motorsport.

“Tujuan saya adalah kami tiba di baris depan, seperti yang saya lakukan. Saya mendekati Zarco dan Pedrosa, dan Dovizioso tetap membuntuti saya. Jika dia memiliki kesempatan untuk menang, saya akan melebar dan memberi jalan padanya. Tapi sayangnya tidak seperti itu,” lanjut Lorenzo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *