Diberitakan Takut Rossi, Ini Jawaban Marquez

Selang beberapa hari usai dikabarkan oleh salah satu media Spanyol yang memberitakan dirinya ketakutan dengan Valentino Rossi, Marc Marquez pun memberikan responnya. Di sela-sela keikutsertaannya di ajang Enduro del Segre 2016, Marquez pun melontarkan jawaban dari kabar yang menyebutnya merasakan ancaman nyata dari Rossi pada MotoGP 2017.

diberitakan-takut-rossi-ini-jawaban-marquez

Seperti dilaporkan oleh Diario Gol beberapa hari lalu, Marquez disebut-sebut mulai mengkhawatirkan perkembangan terbaru dari sang rival berat, Valentino Rossi. Rossi yang terus melakukan persiapan serius jelang musim baru MotoGP secara tidak langsung memberikan sinyal ancaman pada Marquez. Kabar itu pun sampai di telinga The Baby Alien, yang kemudian langsung memberikan respon.

“Tahun ini (2016), pembalap yang paling berbahaya adalah Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Tapi tahun depan, kita harus menambahkan Maverick Vinales. Saya pikir dia akan tampil cepat dan bersaing di pacuan juara dunia. Dia termasuk salah satu favorit (selain Rossi dan Lorenzo),” tutur Marquez, seperti dilansir oleh laman Motorsport.com.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Valentino Rossi diklaim telah meminta insinyur Yamaha di Jepang untuk membuatkan motor terbaik buatnya. Selain itu, pembalap asal Italia berusia 37 tahun tersebut juga memerintahkan kepada tim mekaniknya, untuk menyetel YZR-M1 sebaik mungkin agar mampu mengalahkan RC213V tunggangan Marquez.

Dari sisi personal, selain penuh motivasi, Rossi juga memperbaiki dirinya dari faktor fisik. Karena tak muda lagi, dia rajin melakukan diet, lebih banyak jam berlatih di gym, hingga berlatih dengan motocross di akademi balap miliknya. Apalagi, kepergian Jorge Lorenzo ke Ducati telah membuat Rossi lega, karena dia tak perlu lagi berurusan dengan rekan setim yang telah membuatnya sakit hati pada musim 2015 itu.

Dengan saran agar Yamaha menarik Maverick Vinales sebagai pengganti Lorenzo, Rossi pun juga telah mengirim peringatan kepada rekan barunya itu untuk tidak membuat masalah di Yamaha dan lebih dulu membantunya meraih gelar juara dunia ke-10. Untuk ini, pernah terjadi pada 2008-2009, yakni ketika Rossi meraih dua gelar juara dunia MotoGP pada dua musim awal Lorenzo gabung Yamaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *