Di Valencia, Nomor Legenda Balap Motor Italia Dipensiunkan

Jelang seri terakhir MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, akhir pekan ini, bakal ada sebuah pengumuman resmi yang disampaikan oleh otoritas MotoGP. Semua pembalap di Kejuaraan Dunia MotoGP, baik di kelas utama maupun Moto3 dan Moto2, tidak diperbolehkan lagi menggunakan nomor 65. Ya, nomor 65 yang dahulu identik dengan sosok Loris Capirossi akan dipensiunkan dari ajang balap motor bergengsi tersebut. Seremoni sendiri akan digelar pada Kamis (10/11) esok.

di-valencia-nomor-legenda-balap-motor-italia-dipensiunkan

Nantinya, nomor motor milik Loris Capirossi akan secara resmi dipensiunkan melalui sebuah acara kecil yang dipandu oleh CEO Dorna Sports. Capirex, julukan Capirossi, direncanakan akan hadir dalam seremoni tersebut.

Peresmian ini sebenarnya bukan kejutan. Karena sejak 2011 Dorna sudah meminta kepada Federasi Motor Internasional (FIM) untuk segera mempensiunkan nomor motor 65 milik rider asal Italia itu sebagai penghargaan atas kontribusi luar biasa yang telah ia berikan selama berkarir di dunia balap motor internasional.

Seperti diketahui, Loris Capirossi yang saat ini berusia 43 tahun, menghabiskan karier balap di GP Motor selama 22 tahun, periode 1990-2011. Prestasinya pun moncer dengan gelar juara dunia pembalap kelas 125cc sebanyak dua kali (debut 1990 dan 1991, keduanya bersama Honda) dan sebuah gelar juara dunia pembalap kelas 250cc (1998 dengan Aprilia).

Di kelas utama, GP500 dan MotoGP, Capirossi merupakan salah satu pembalap yang tampil hebat bersama motor Ducati Desmosedici selain Casey Stoner. Prestasi terbaik Capirex di kelas utama terjadi pada 2006 saat finis tiga besar di akhir musim dengan raihan 3 gelar seri plus lima podium untuk Ducati.

Setelah tampil gemilang bersama Ducati, Capirex mengarungi tiga musim dengan Suzuki dan terakhir memacu motor Ducati milik tim Pramac sebelum jadi konsultan keselamatan MotoGP hingga sekarang. Rapor totalnya di GP Motor ialah 328 start, 29 kemenangan seri, 99 podium, 41 pole position, 32 fastest lap, 3.190 poin dan 3 gelar juara dunia.

Sebelumnya, MotoGP juga sudah memensiunkan beberapa nomor guna menghormati jasa dan dedikasi pemiliknya di ajang balap motor paling prestisius di dunia tersebut. Seperti nomor 34 milik Kevin Schwantz, juara dunia kelas 500cc edisi 1993 bersama Suzuki. Setelah itu ada nomor 58 dan 74 milik masing-masing mendiang Marco Simoncelli serta Daijiro Kato.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *