Di Monza Rally Show, Rossi Bicara Soal Rival dan Persiapan Yamaha

Valentino Rossi mengisi “libur” MotoGP-nya dengan ikut serta di ajang Monza Rally Show yang digelar di Sirkuit Monza Italia, 2-4 Desember kemarin. Pada ajang reli yang memang kerap diikuit Rossi saat jeda MotoGP tersebut ia berhasil menjadi juara untuk kelima kalinya.

di-monza-rally-show-rossi-bicara-soal-rival-dan-persiapan-yamaha

Gelaran Monza Rally Show sendiri tak hanya diikuti oleh Valentino Rossi. Beberapa driver kenamaan Tony Cairoli, Dani Sordo hingga manajer tim Suzuki Davide Brivio juga ikut serta dalam ajang reli tahunan tersebut.

Mengendarai mobil Ford M-Sport, Rossi bertandem dengan Carlo Cassina sebagai co-driver. Rossi yang memang dikenal jago balap mobil, berhasil mengalahkan bintang World Rally Championship (WRC) Dani Sordo yang mengendarai Hyundai dengan catatan waktu 18,4 detik lebih cepat. Reli Monza sendiri digelar dengan sepuluh special stage (SS).

Rossi, yang dikalahkan Marc Marquez dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2016, berhasil menjadi juara Monza Rally Show setelah mampu meninggalkan para pembalap lainnya. Manajer tim Suzuki, Davide Brivio menempati posisi ke-5, sedangkan sahabat karib Rossi, Alessio “Uccio” Salucci finis di posisi ke-9.

“Dalam lima tahun bersama Monster Energy, kami telah membangun sebuah event yang sangat spesial. Tahun ini cuaca sangat bagus, dan banyak sekali orang yang datang menonton dan mendukung,” ujar Rossi.

“Pastinya sangat menyenangkan menyelesaikan balapan dengan kemenangan. Memenangkan reli dan Master Show adalah fantastis. Menang di podium dengan atmosfer yang bagus di Monza selalu spesial untuk saya,” lanjutnya.

Di sela-sela penampilannya di Monza Rally Show, Rossi tak lupa berbicara mengenai persiapannya menyambut musim baru MotoGP.

“Kami memutuskan menjalani pengujian di Malaysia, karena karakteristik sirkuitnya komplit buat mengembangkan motor. Cuaca memang akan krusial, khususnya setelah apa yang terjadi pada lomba di sana (Oktober). Kami sempat menyetel motor untuk cuaca basah pada tes hari pertama. Tapi kemudian berangsur-angsur cuacanya kering, karena matahari bersinar. Kami mendapat daya lekat bagus dengan aspal lintasannya, jadi kami mampu menyelesaikan seluruh program pengujian,” jelas Rossi ketika ditanya mengenai persiapan tim di Sepang pada November lalu.

Tak lupa, Rossi pun menyinggung pesaingan MotoGP 2017 yang menurutnya akan menjadi semakin ketat. Saat ditanya tentang siapa rival terberatnya untuk tahun depan, Rossi menjawab: “Marc (Marquez) adalah lawan yang harus dikalahkan semua pembalap. Setelah 2015, saya kira dia telah mengeluarkan 100 persen kemampuannya. Bahkan tahun ini, dia telah meningkat. Karena kalau dia tidak memulai musim dengan seperti itu, kansnya meraih juara dunia ke-10 akan menipis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *