Demi Lorenzo, Ducati Kerja Keras Sempurnakan Desmosedici GP17

Meski kalender MotoGP musim 2016 belum selesai, beberapa pabrikan sudah mulai melakukan persiapan jelang musim baru MotoGP 2017. Salah satu tim yang sedang serius mempersiapkan amunisi untuk musim depan adalah Ducati. Musim 2017 mendatang Ducati memang akan mendapatkan tambahan kekuatan baru dalam sosok Jorge Lorenzo. Setelah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak dengan Yamaha, Lorenzo memilih untuk mengganti jubah balapnya ke Ducati.

demi-lorenzo-ducati-kerja-keras-sempurnakan-desmosedici-gp17

Jorge Lorenzo dan Ducati terus mempersiapkan settingan terbaik untuk Desmosedici GP17 yang rencananya akan menjadi tunggangan X-Fuera musim depan. Lorenzo sendiri pun sudah melakukan uji coba dengan GP17 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, beberapa pekan lalu. Namun Yamaha hanya mengizinkan Lorenzo untuk sekali saja melakukan tes pra-musim bersama Ducati.

Tak hanya Lorenzo saja yang bersiap menyambut musim baru, Ducati pun juga terus bekerja keras guna menemukan spek terbaik bagi rider asal Spanyol tersebut. Persiapan serius Ducati ini tak lepas dari salah satu petingi tim yang berbasis di Bologna, Italia, yang beranggapan bahwa Desmosedici GP17 yang disiapkan untuk Lorenzo belum menemukan performa yang sesuai.

Kekhawatiran Ducati akan performa GP17 ini berasal dari hasil Lorenzo pada musim 2016 ini. Pada 9 lomba awal musim ini, Lorenzo sanggup meraih 3 kemenangan dan 2 finis podium walau diiringi dua kali terjatuh non poin. Tapi pada 7 lomba berikutnya dia cuma mampu merebut 2 kali finis podium tanpa kemenangan dan 2 kali non poin.

Keraguan mengenai GP17 sempat dihilangkan anggapan bahwa Lorenzo belum memacu motor barunya itu demi menjaga performanya di sisa balapan musim 2016. Namun di tengah ketidakpastian dugaan ini, Ducati meneruskan pekerjaan mereka untuk mengembangkan motor yang mana bakal digunakan oleh Lorenzo untuk bersaing melawan tiga saingan beratnya, yakni Yamaha, Honda dan Suzuki.

Seperti dilaporkan Motorsport, demi tujuan tersebut tim mekanik Ducati terus mencoba membuat Desmosedici mereka agar tidak terlalu menghabiskan tenaga dari penunggangnya. Masalah ini memang terus mengganggu Ducati dan mempengaruhi performa dua ridernya, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone sepanjang musim 2016, salah satunya yang paling berat ialah di MotoGP Inggris, Sirkuit Silverstone.

Ketika seri di Silverstone, Dovi mengaku kesulitan dan lelah mengajak Desmosedici melibas tikungan. Tapi Iannone malah terjatuh dan gagal melanjutkan lomba. Dengan indikasi ini, departemen teknis Ducati yang dikomandani Gigi Dall’lgna sedang mencari cata buat mengatasinya, sekaligus menciptakan motor yang tak perlu banyak menguras tenaga pembalapnya.

“Kami memiliki ide itu, Gigi tahu kualitas Jorge dan apa yang dia butuhkan (dari motor kami). Walau kami baru akan mendapat ide yang lebih jelas pada tes Valencia,” sembur direktur olah raga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, seperti dilansir oleh laman Sindo News.

“Meski begitu, tujuan kami adalah membuat motor yang tidak hanya diperuntukkan bagi pria kuat. Dan ini tidak hanya berlaku buat Jorge, namun juga untuk pembalap lainnya,” imbuhnya.

“Pada saat bersamaan, kami tahu salah satu dari karakteristik utama dari motor ini adalah kekuatan mesinnya. Dan ini biasanya memang membutuhkan kemampuan fisik yang lebih kuat,” pungkas Ciabatti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *