Data-Fakta Jelang MotoGP Argentina

Akhir pekan ini, MotoGP 2017 akan memasuki seri ke-2 yang akan dilangsungkan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, 9 April mendatang. Sepanjang gelaran GP Argentina yang pertama kali dihelat pada tahun 2014 lalu, hingga kini hanya ada dua pembalap yang mampu keluar sebagai pemenang, yaitu Marc Marquez dan Valentino Rossi.

data-fakta-jelang-motogp-argentina

Pemenanga seri pembuka MotoGP 2017 di Qatar dua pekan lalu, Maverick Vinales sudah mengusung misi podium juara pada seri ke-2 di Argentina nanti. Kemenangan di Losail tentu menjadi bekal Vinales menuju Argentina. Nah, menjelang GP Argentina akhir pekan nanti, berikut AutoLive punya beberapa data dan fakta menarik mengenai Sirkut Termas de Rio Hondo, seperti dikutip dari laman Motorsport.

Data dan Fakta MotoGP Argentina:

  • Gelaran GP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo tahun ini adalah gelaran Grand Prix MotoGP yang ke-14 yang digelar di Argentian.
  • Argentina pertama kali menggelar event Grand Prix pada tahun 1961. Event GP pertama itu digelar di ibu kota Argentina, Buenos Aires. GP Argentina 1961 juga merupakan GP pertama yang digelar di luar Eropa. Namun sayangnaya, tidak semua pembalap top mengikuti GP Argentina 1961. GP Argentina 1961 sendiri dimenangi oleh Jorge Kissling (Matchless) yang berhasil mengalahkan Juan Carlos Salatino (Norton).
  • GP Argentina 2017 di Sirkuit Termas de Rio Hondo adalah gelaran Grand Prix ke-4 yang digelar di sirkuit yang diresmikan pada tahun 2014 tersebut.
  • Tiga pembalap dari Argentina telah memenangi Grand Prix; Sebastian Porto (tujuh kali di kelas 250cc), Benedicto Caldarella dan Jorge Kissling, yang keduanya mengoleksi satu kemenangan di kelas 500cc.
  • Satu-satunya pembalap musim 2017 yang pernah balapan di Buenos Aires adalah Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP), yang memenangi kelas 250cc pada 1998 dan finis ketiga pada 1999.
  • Marc Marquez (Repsol Honda Team) telah dua kali memenangi MotoGP Argentina dari pole position – pada 2014 dan 2016. Ia juga start dari pole position pada 2015, tapi terjatuh ketika bertarung dengan Rossi.
  • Selain Marquez yang telah menang di Sirkuit Termas de Rio Hondo, pembalap lainnya adalah Rossi, yang keluar sebagai pemenang pada 2015. Saat itu, The Doctor start dari posisi kedelapan.
  • Andrea Dovizioso (Ducati Team) finis kedua pada 2015, yang sekaligus merupakan satu-satunya podium bagi pembalap Ducati di Argentina.
  • Lima balapan MotoGP terakhir dimenangi oleh lima pembalap berbeda: Marquez (Repsol Honda Team), Cal Crutchlow (LCR Honda), Andrea Dovizioso,  Lorenzo (Ducati Team) dan Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP).
  • Lorenzo belum pernah memenangi balapan di Termas de Rio Hondo. Pembalap Spanyol itu juga tercata belum pernah memenangi balapan di Austin, Sachsenring, Sepang dan Red Bull Ring.
  • Keberhasilan Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) finis keenam di Qatar, menyamai pencapaian terbaik Colin Edwards saat seri pembuka di Suzuka pada 2003.
  • Jika Vinales menang di Argentina, dia akan menjadi pembalap Yamaha pertama sejak Wayne Rainey pada 1990, yang memenangi dua balapan awal Grand Prix.
  • Fastest lap terlambat di balapan MotoGP Qatar terpaut 1,891 detik dari yang dicetak Johann Zarco (Yamaha Tech 3). Tidak pernah sebelumnya di kelas MotoGP ada 23 pembalap yang mencetak catatan waktu dua detik  dari fastest lap selama balapan.
  • Empat rookie MotoGP pada 2017 adalah empat pembalap yang finis di Moto2 Argentina musim lalu: Zarco, Sam Lowes, Jonas Folger dan Alex Rins.
  • Marquez berhasil memenangi MotoGP Argentina musim 2016, dengan Pedrosa finis ketiga. Itu satu dari dua kesempatan di mana duo Repsol Honda berdiri di podium – balapan lainnya adalah di Catalunya.
  • Jika Marquez tidak menang di Argentina, maka itu pertama kalinya dari lima musim balapan di MotoGP, ia gagal memenangi dua balapan pembuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *