Crutchlow: Honda Tak Punya Keunggulan

Cal Crutchlow akui Honda tak memiliki keunggulan usai menjalani tes pramusim perdana MotoGP 2017 di Sepang, Malaysia, Senin (30/1) pekan lalu. Pembalap LCR Honda itu mengungkapkan bahwa Honda harus membuat keputusan terkait penggunaan mesin baru untuk motor RC213V spesifikasi 2017.

crutchlow-honda-tak-punya-keunggulan

Pada tes di Sepang awal pekan lalu, Honda memang berfokus pada konfigurasi mesin baru yang tidak dibantu oleh perangkat elektronik. Para pembalap yang menggunakan motor Honda, termasuk Crutchlow, pun membandingkan mesin yang diuji coba pada akhir musim 2016 dengan mesin spesifikasi 2017.

Menurut Crutchlow, Honda harus segera memutuskan apakah akan menggunakan mesin baru atau tidak.

“Saya menghabiskan waktu dengan menguji coba spesifikasi mesin baru (pada tes hari ketiga) dan cukup positif,” ujar Crutchlow.

“Itu lebih positif daripada Selasa, kami mungkin mampu untuk mempelajari bagaimana mengendarai motor. Kami, Marc dan Dani (Pedrosa) membuat tidak terlalu buruk dalam catatan waktu dan ritme kami cukup baik,” imbuhnya.

Saat melakoni tes pramusim di Sepang, catatan waktu yang diperoleh Honda memang tak terlalu maksimal, meski tidak bisa dibilang buruk. Juara dunia MotoGP 2016 Marc Marquez menempati posisi ke-3 dalam hasil kombinasi catatan waktu tes di Sepang. Catatan waktu Marquez di Sepang sebenarnya masih lebih baik jika dibandingkan musim lalu, ketika perangkat Electronic Control Unit (ECU) Magneti Marelli diperkenankan.

Namun jika berkaca pada catatan waktu Marquez yang masih kalah cepat dari Maverick Vinales (Yamaha) dan Casey Stoner (pembalap tes  Ducati), Crutchlow menegaskan bahwa posisi Honda saat ini tidaklah ideal.

“Kami cukup senang untuk saat ini. Tapi tidak perlu diragukan kami masih punya banyak pekerjaan dan saya pikir tidak punya keunggulan,” kata Crutchlow.

“Tapi kami tahu tentang hal ini, begitu pula tim dan Honda. Jadi, saya pikir kami semua cukup terkejut dan senang. Saya pikir tes berikutnya akan lebih sulit. Tidak akan begitu mudah untuk melakukan pekerjaan, karena akan lebih fokus pada seri pembuka Qatar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Crutchlow menambahkan bahwa tes berikutnya di Phillip Island akan menjadi sangat penting bagi Honda.

“Kami mengalami cukup banyak masalah dengan rem mesin dan motor tidak mampu berhenti. Kami juga kehilangan 0,3 detik di area tersebut,” ucap Crutchlow.

“Bahkan dibandingkan dengan Marc dan Dani, mereka punya sesuatu yang sedikit berbeda. Tapi kami cukup senang dengan hasil tes. Saya menguji coba mesin lama (pada Rabu) dan sulit untuk memfokuskan untuk mengendarai sesuatu yang berbeda, karena karakteristik yang juga berbeda. Saya masih punya cara untuk melakukannya. Tes selanjutnya di Phillip Island pastinya akan sangat berpengaruh bagi tim,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *