Cal Crutchlow Belum Tahu Rencana Pra-musim Honda

Cal Crutchlow mengaku bahwa dirinya sama sekali belum tahu apa rencana Honda untuk pra-musim MotoGP 2017. Honda sendiri akan melakukan tes pra-musim perdana di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia akhir Januari ini.

cal-crutchlow-belum-tahu-rencana-pra-musim-honda

Seperti dilansir laman Motorsport, Crutchlow menjadi salah satu pembalap yang diperhitungkan pada MotoGP 2017. Meski statusnya merupakan pembalap tim satelit LCR Honda, namun Crutchlow mampu tampil apik musim lalu dengan mencatatkan dua kemenangan di Brno dan Phillip Island. Sempat digadang-gadang akan pindah ke tim pabrikan, nyatanya rider asal Britania itu memilih bertahan di tim satelit Honda.

Honda sendiri menjalan musim yang bagus musim lalu. Baik tim pabrikan maupun tim priavatir sama-sama mampu mempersembahkan kemenangan. Selain Curtchlow bersama LCR Honda, satu tim privat lain yang mampu menyumbang kemenangan bagi tim asal Asaka, Jepang itu adalah tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda melalui Jack Miller di GP Assen.

Berkaca pada kesuksesan musim lalu, dimana Honda mampu meraih titel juara dunia pembalap dan konstruktor, jelas tantangan lebih besar pun sudah menanti pabrikan Sayap Mengepak itu jelang bergulirnya musim baru MotoGP 2017. Meski performanya mengkilap musim lalu, tak bisa dipungkiri bahwa motor Honda RC213V 2016 masih sulit dikendarai. Pabrikan Jepang ini kesulitan untuk memasangkan mesin mereka dengan Eletronic Control Unit (ECU) dari Magneti Marelli.

Honda pun mulai menguji coba mesin 2017 sejak tahun lalu, perubahan yang kemudian ditandai dengan revisi urutan pengapian dari konfigurasi ‘big-bang’ ke ‘screamer’.

Untuk mendapatkan settingan sempurna, Honda pun sudah mengagendakan serangkaian tes di Sepang pekan depan. Dan meski tes pramusim resmi pertama akan dimulai pekan depan, Crutchlow rupanya tak tahu apa yang akan dibawa Honda untuk diuji coba.

“Ada banyak hal bahwa saya merasa kami bisa meningkatkan dan mereka cukup banyak melakukannya tahun lalu, jika Anda membandingkan kami dalam tes Malaysia dengan Marc (Marquez) memenangi kejuaraan,” ujar Crutchlow.

“Tapi saya harus katakan, itulah Marc.”

“Saya percaya mereka tahu apa yang dilakukan. Kami punya pengetahuan yang hebat di sana, hanya perlu menempatkan bersama-sama dan membangun motor yang bisa dikendarai semua orang.”

“Saya pikir mereka akan melakukan itu di akhir, tapi apakah tahun ini, saya tidah tahu. Tentu, saya tahu beberapa rencana yang mereka lakukan, tapi kami harus melihat apa yang mereka bawa ke tes Malaysia.”

“Kami tahu tes Malaysia tidak akan menjadi final, itu akan lebih ke arah (balapan pertama di) Qatar.” tandas Crutchlow.

Crutchlow sendiri berpendapat bahwa motor Honda RC213V 2016 merupakan motor paling sulit dikendarai yang pernah ia rasakan. Crutchlow sendiri juga terlibat dalam pengembangan RC213V 2016 di Valencia, November tahun lalu.

“Saya selalu merasa punya hubungan yang sangat dekat dengan orang-orang teknis di Honda,” tuturnya.

“Tapi saya membiarkan mereka. Saya memberikan mereka informasi, tidak ada lebih yang bisa saya lakukan tahun lalu.”

“Mereka tahu arah (pengembangan). Tapi saya bukan orang yang berperan utama. Saya pikir pembalap lain punya feeling yang sama, tapi kami punya perbedaan dalam satu atau cara lain.”

“Saya tetap menjaga kontak dengan engineer Honda, tapi tentu saja mereka terlalu sibuk. Saya telah memberikan segala yang mereka perlukan dan begitu pula Marc. Saya pikir Dani (Pedrosa) juga melakukan hal yang sama,” tutup Crutchlow.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *