Bos Yamaha Ingin Lorenzo Kembali Saat Rossi Pensiun

Jorge Lorenzo tampil sempurna pada race penutup MotoGP 2016 di Sirkuit Valencia, Minggu (13/11) kemarin. Kemenangan Lorenzo di Valencia seolah menjadi kado perpisahan yang manis antara dirinya dengan Yamaha. Usai GP Valencia, Lorenzo akan secara resmi berganti tim ke Ducati, tepatnya mulai Selasa (15/11).

bos-yamaha-ingin-lorenzo-kembali-saat-rossi-pensiun

Lorenzo seakan ingin membayar lunas penampilan buruknya selama MotoGP melakoni tur Asia dua pekan lalu. Ya, Lorenzo menguasai Sirkuit Ricardo Tormo sejak sesi latihan bebas pada Jumat (11/11). Lalu pada sesi kualifikasi hari Sabtu (12/11), X-Fuera tampil sebagai yang tercepat dan berhak menempati pole position. Lorenzo pun menyempurnakan penampilan di Valencia dengan sebuah kemenangan, sekaligus memantapkan posisinya di peringkat ke-3 klasemen akhir pembalap MotoGP.

Selama sembilan tahun membela Yamaha sejak 2008, Lorenzo tampil pada 156 lomba dengan catatan rekor 44 kemenangan seri, 106 finis podium, 39 pole position, 28 fastest lap, 2600 poin, dan 3 gelar juara dunia.

Setelah lomba di Valencia, Lorenzo direncanakan akan melakoni post-season test bersama tim barunya, Ducati. Kemudian, tes pertama pra-musim 2017 akan digelar di sirkuit yang sama pada hari Selasa (15/11) esok.

Ducati sendiri mengontrak Lorenzo dengan durasi selama 2 musim hingga tahun 2018. Pertanyaan pun muncul. Apakah pembalap asal Spanyol itu akan menambah durasi kontraknya dengan Ducati setelah dua tahun, atau justru akan kembali ke Yamaha?

Beberapa pengamat menilai bahwa keputusan Lorenzo pindah ke Ducati hanya bersifat “sementara”. Apalagi kemungkinan besar pembalap nomor satu Yamaha, Valentino Rossi, kontraknya dua tahun lagi benar-benar selesai, alias The Doctor memutuskan pensiun di usia jelang 40 tahun.

Lorenzo dinilai lebih memilih pindah ke Ducati terlebih dahulu selama di Yamaha masih ada Rossi. Ia tentunya tidak mau terus-terusan menjadi “anak tiri” di Yamaha. Meski jung-ujungnya Rossi tetap pensiun dua tahun lagi, tentu akan lebih nyaman menghabiskan dua musim di Ducati sebagai pembalap utama.

Hal ini jugalah yang sempat ditangkap secara tersirat dari principal tim Yamaha, Lin Jarvis.

“Saya sangat berharap Jorge bisa memenangkan lomba ini (MotoGP Valencia 2016), saya pikir ini akan menjadi akhir yang cocok untuk kariernya dengan kami,” beber Lin Jarvis seperti dilaporkan Motorsport.

“Saya mengharapkan yang terbaik untuk masa depan Lorenzo dan kami juga. Dan siapa tahu, mungkin kami akan bertemu lagi dalam satu tim,” imbuhnya.

Ya, Yamaha sepertinya memang merelakan Lorenzo pergi untuk kembali, seturut kemungkinan pensiunnya Rossi dua tahun lagi. Namun apakah ini berarti Yamaha belum percaya penuh pada Maverick Vinales untuk menjadi rider nomor satu tim Garpu Tala? Kita tunggu saja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *