Ganti Oli, Benarnya Saat Mesin Panas atau Dingin Ya?

Tak Boleh Sembarangan, Ganti Oli Mesin Harus Perhatikan Kondisi Motor – Salah satu komponen paling penting pada sepeda motor sudah barang tentu adalah mesinnya. Karena memiliki peranan yang sangat penting, maka kondisi mesin sepeda motor harus diperhatikan secara seksama. Nah, salah satu cara untuk menjaga kondisi mesin motor agar tetap prima adalah dengan cara servis berkala dan penggantian oli secara berkala.

tak-boleh-sembarangan-ganti-oli-mesin-harus-perhatikan-kondisi-motor

Oli mesin juga merupakan komponen dari mesin yang memegang peran vital. Fungsinya adalah sebagai pelumas, pembersih, dan pendingin mesin. Namun seiring pemakaian, kondisi dan kualitas oli mesin juga akan mengalami penurunan. So, ganti oli secara berkala adalah salah satu solusi agar mesin tetap bisa bekerja secara maksimal.

Hal yang sering dilupakan sobat bikers saat mengganti oli mesin adalah kondisi mesin itu sendiri. Tak sedikit sobat bikers yang mengganti oli mesin seketika saat mesin motor masih dalam keadaan panas. Nah, apakah mengganti oli saat mesin panas ini salah? Lantas, yang benar ganti oli mesin itu saat mesin panas atau dingin ya?

Menurut Tatang Supriyadi, salah satu mekanik bengkel yang berasa di kawasan Depok, Jawa Barat, penggantian oli mesin sebaiknya dilakukan saat mesin motor dalam kondisi hangat, alias tidak panas dan tidak terlanjur dingin.

“Baiknya diganti saat motor agak panas. Jadi, jika mengganti oli mesin di rumah ada baiknya nyalakan mesin motor dulu sebentar,” ujar Tatang.

Menurut Tatang, jika mesin dalam keadaan hangat maka oli akan cepat encer dan mudah mengalir ke dalam sela-sela mesin.

“Sementara kalau dingin, biasanya kotoran yang masih menempel di bagian mesin tidak akan ikut terbuang. Sedangkan kalau dalam keadaan hangat maka kotoran akan ikut larut dalam oli dan akan terbuang,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut Tatang mengatakan bahwa jika masih dalam keadaan dingin, maka oli akan lebih kental. “Kalau dingin (oli) bentuknya seperti bubur. Jadi lumayan susah mengalir.

Ia juga menyarankan agar melakukan kick starter untuk memastikan sedikit sisa oli yang masih berada di dalam mesin sudah terbuang, sebelum menggantinya dengan oli yang baru. Kemudian, setelah melakukan penggantian, pastikan menutup kembali saluran oli saat kondisi mesin sudah dingin. Selain itu, Tatang juga menyarankan agar sobat bikers mengganti oli mesin sesuai takaran dan tidak melebihi atau mengurangi.

Nah sudah jelas kan? So, sekarang sobat bikers jangan sampai salah langkah dalam mengganti oli mesin ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *