Tiga Seri “Night Race” Sukses, F1 Inginkan Balapan Malam di Las Vegas

Otoritas tertinggi Formula 1 (F1) tengah menyiapkan rencana ambisius guna semakin menyemarakkan ajang balap mobil paling prestisius di dunia tersebut. F1 merencanakan akan menambah satu seri “night race” atau balapan malam menyusul kesuksesan seri balap malam di Abu Dhabi, Bahrain, dan Singapura. Lantas, dimanakah lokasi balap malam F1 keempat tersebut?

tiga-seri-night-race-sukses-f1-inginkan-balapan-malam-di-las-vegas

Adalah kota Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat yang sedang disiapkan untuk menggelar balap malam keempat pada kalender F1 di masa mendatang. Konsorsium pemilik F1 yang baru, Liberty Media, menargetkan Las Vegas sebagai destinasi baru para pembalap jet darat untuk melakoni balapan di malam hari.

Seperti dilaporkan oleh laman Motorsport, dengan 19,1 persen kepemilikan saham di F1, Liberty Media sedang mengevaluasi berbagai cara untuk meningkatkan daya tarik olahraga tersebut kepada fans, dan juga memaksimalkan pendapatan yang lebih banyak.

Kalender dengan jumlah balapan yang lebih banyak telah menjadi salah satu opsi, tetapi CEO Greg Maffei kini telah mengutarakan niatnya untuk dapat menggelar satu balapan yang baru.

“Saya sendiri cukup tertarik dengan ide balapan malam hari di Las Vegas,” ujar Maffei ketika berada di konferensi Morgan Stanley Technology, Media, and Telecoms di Barcelona pekan ini.

Sementara itu, bos komersial F1, Bernie Ecclestone, juga sedang berdiskusi dengan pihak-pihak dari Las Vegas pada awal tahun ini terkait peluang balapan F1 kedua di Amerika Serikat selain Austin. Namun sayangnya diskusi tersebut diyakini telah menemui jalan buntu.

Meskipun banyak tim F1 yang sudah merasakan keberatan karena harus melaoni 21 seri balapan tiap musimnya, namun Maffei percaya bahwa Formula 1 masih memiliki ruang untuk penambahan balapan yang lebih banyak.

“Tentunya ada batas jumlah balapan yang bisa kita ikuti. Mengangkut logistik mobil ke seluruh belahan dunia memang tidak mudah, tetapi saya rasa, kami masih dapat menambah jumlah balapan. Jumlah balapan yang lebih banyak berarti FIA mendapat keuntungan yang lebih banyak, tim juga mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, dan kita pun juga mendapatkan keuntungan yang lebih banyak,” sembur Maffei.

Sebagai informasi, kalender F1 memang menjadi yang paling padat jika dibandingkan dengan kalender motorsport yang lain. Tiap tahunnya, FIA menggelar 21 seri balapan. Namun 21 seri balapan tersebut kemungkinan akan berkurang mengingat masa depan GP Jerman dan GP Brasil masih belum menentu untuk musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *