Jelang F1 Rusia, Rio Terancam Membalap 11 Seri Saja

Rio Haryanto Terancam Tak Bisa Ikuti Semua Seri Balapan F1 – Di tengah-tengah persiapan jelang seri ke-4 balapan Formula One (F1) di Sirkuit Sochi Autodrom Rusia, sebuah kabar ‘buruk’ menghampiri Rio Haryanto. Ya, Rio terancam tak bisa mengikuti semua balapan di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia, F1. Dari berita yang berkembang dalam beberapa hari terakhir, Rio hanya bisa mengikuti 11 seri saja, dengan 3 seri yang sudah diikutinya.

rio-haryanto-terancam-tak-bisa-ikuti-semua-seri-balapan-f1

Seperti dilansir dari laman Tempo Sport (30/4), tersiar kabar bahwa tim Manor Racing memberikan ancaman kepada manajemen Rio Haryanto terkait dana yang belum disetor semuanya. Terkait hal itu, manajer Rio, Piers Hunnisett enggan memberikan tanggapan soal adanya ancaman dari tim Manor Racing bahwa pebalap kebanggaan Indonesia itu tidak bisa tampil penuh sampai akhir musim jika tidak melunasi sisa pembayaran sebesar 7 juta Euro sampai akhir Mei nanti.

“Itu berita lama. Tentu tambahan dana dibutuhkan,” ujar Hunnisett.

Ketika dimintai keterangan apakah kini Manor memberikan tekanan kepada Rio agar segera membayar, Hunnisett menjawab dengan nada diplomatis.

“Hingga saat ini belum, tapi akan sangat bagus kalau semua berjalan sesuai rencana tahun ini,” jawabnya.

Sementara itu, pemerintah Indonesia dalam hal ini melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga juga berusaha agar Rio tetap bisa menyelesaikan kiprahnya di F1 sampai akhir musim. Berdasarkan keterangan dari Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, tim Manor sudah menagih kekurangan dana sebesar 7 juta Euro, atau sekitar Rp. 104 miliar. Lebih lanjut, Gatot menyampaikan bahwa tenggat waktu yang diberikan tim Manor Racing adalah sampai akhir Mei nanti.

“Kalau tidak bisa, saya sudah berkomunikasi dengan Bu Indah Pennywati (ibu sekaligus manajer Rio), Rio hanya boleh menyelesaikan sampai race (balapan) ke-11,” ujar Gatot.

Sementara itu, pencarian dana sponsor ke sejumlah perusahaan yang dilakukan manajemen Rio Haryanto hingga kini belum membuahkan hasil memuaskan. Penggalangan dana yang dilakukan oleh Kemenpora beberapa waktu yang lalu pun hanya mencapai Rp. 200 juta. Sedangkan sponsor dari Kementerian Pariwisata hanya bisa sebesar Rp. 5 miliar. Perusahaan Garuda Indonesia hanya bisa membantu tiket menuju tempat balapan. Itu pun, lanjut Gatot, Garuda tidak bisa untuk semua tempat balapan.

Sebelumnya, Gatot memastikan bahwa Kemenpora tak akan ‘lempar handuk’ terkait kekurangan dana Rio Haryanto. Kemenpora sendiri tetap berusaha untuk membantu pendanaan walaupun peluangnya tidak terlalu besar. Langkah terdekat, Menpora Imam Nahrawi akan tetap mencoba mengajukan dana untuk Rio melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016.

Sebagai informasi, Rio Haryanto sudah mengikuti tiga seri awal balapan F1 musim 2016 yakni di Melbourne, Bahrain dan Shanghai. Sekarang ini, pebalap kelahiran Solo, Jawa Tengah, itu tengah bersiap tampil di race ke-4 yang akan berlangsung di Sirkuit Sochi Autodrom, Rusia pada Minggu (1/5) esok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *