Setelah Button, RedBull Juga Ingin Ikut “Jegal” Rosberg

Jalan Nico Rosberg untuk meraih trofi juara dunia F1 nampaknya akan semakin terjal. Jelang seri terakhir sekaligus penentuan juara dunia di Abu Dhabi akhir pekan ini, “musuh” Rosberg untuk bisa merengkuh gelar juara dunia F1 2016 bukan hanya Lewis Hamilton saja.

setelah-button-redbull-juga-ingin-ikut-jegal-rosberg

Jelang F1 GP Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (27/11), Nico Rosberg membawa keunggulan 12 poin dari saingan beratnya, Lewis Hamilton. Rosberg hanya butuh finis di podium untuk memastikan dirinya merengkuh trofi juara pertamanya di ajang Formula 1. Namun skenario ini bisa berantakan karena Hamilton akan mendapat “bantuan” dari tim lain yang berupaya untuk menjegal Rosberg.

Jika bisa finis di podium, maka apapun hasil yang diraih Hamilton, sekalipun juara, tidak akan membuat Rosberg tergerus dari klasemen pembalap. Sementara syarat Hamilton untuk juara agak lebih berat, yakni mengharuskannya menang dan rekannya harus finis beberapa posisi di bawahnya.

Ada pun peluang Hamilton juga makin berat mengingat Rosberg adalah juara seri Abu Dhabi tahun lalu. Namun tetap saja, ada peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menjegal Rosberg.

Sebelumnya, Jenson Button bersama McLaren Honda menyatakan siap membantu Hamilton untuk menjegal Rosberg, meski Hamilton tak mau menanggapi tawaran Button dan memilih berkonsentrasi kepada strateginya sendiri. Selain Button, tim RedBull pun juga menyampaikan peringatan pada Rosberg, sekaligus bersiap untuk membantu Hamilton menyalip rekan setimnya tersebut.

Bos tim Red Bull Christian Horner menilai, Rosberg bisa saja tersandung andai terlalu jemawa dan hanya berpikir cuma Hamilton pesaing di Sirkuit Yas Marina nanti. Ia menyebut dua drivernya, Max Verstappen dan Daniel Ricciardo, siap mengusik pembalap berusia 31 tahun untuk menuntaskan misinya finis di podium.

“Nico mengendarai mobil sambil memikirkan kejuaraan. Dia pria yang sedang naik daun tahun ini. Dia bisa memperoleh poin yang banyak dan mengumpulkannya,” ucap Horner seperti dikutip Plante F1.

“Tapi Nico tidak mau masuk ke pertarungan lain. Dia mesti melihat kaca mobilnya (spion) lebih banyak saat masuk ke Turn 1. Bisa dilihat dua pembalap kami balapan tanpa beban dan bisa melewatinya dengan baik. Bisa anda bayangkan betapa pentingnya balapan ini bagi dia (Rosberg) ketimbang balapan lain,” katanya.

“Kita bisa jadi ‘teman baik’ Lewis Hamilton pada hari Minggu nanti jika berhasil menempatkan kedua mobil kami di depan Nico. Sebab, mereka akan fokus pada pertempuran mereka sendiri,” sambungnya.

“Tidak ada gunanya Hamilton berada di depan dalam setengah lap. Kalau dia pintar, dia harusnya langsung tancap gas sehingga ada balapan sesungguhnya di belakangnya sebab hal itu yang bisa menjegal jalannya (Rosberg jadi juara). Intinya, balapan besok akan menarik,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *