Jadi Tuan Rumah Sidrap Prix, Sulsel Turunkan Jawara Motoprix 2016

Sulawesi Selatan tampil dengan kekuatan penuh pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sidrap Prix 2016 yang akan digelar di Sirkuit Puncak Mario, Makassar, 30-31 Desember mendatang. Keseriusan Sulsel dalam menyongsong gelaran Sidrap Prix 2016 bisa dilihat dari daftar pembalap yang diturunkan oleh pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan.

jadi-tuan-rumah-sidrap-prix-sulsel-turunkan-jawara-motoprix-2016

Salah satu pembalap tuan rumah yang dipastikan akan ikut mengaspal pada ajang Kejurnas Sidrap Prix 2016 adalah Andi Farhat yang merupakan juara umum nasional Motoprix 2016.

Kejurnas Sidrap Prix sendiri bakal mempertandingkan tujuh kelas, yakni kelas 150 dan 125 cc tak tune up, kemudian kelas 150 dan 125 tak standar dengan motor yang disiapkan penyelenggara.

Selain empat kelas utama, masiih ada kelas suporting di 150-tak standar open dan 125 cc-tak standar pemula, serta kelas matic 130 cc standar open. Seluruh nomor ini akan diikuti sejumlah pembalap dari daerah lain untuk memperebutkan podium tertinggi.

Seperti dilansir oleh laman SindoNews Sports, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi IMI Sulsel Adifar mengatakan, pada ajang ini mereka menurunkan pembalap andalan yang terdiri 10 pembalap inti dan 25 pembalap pendukung. Adifar menyebutkan beberapa nama seperti Andi Farhat, Herman Bass juga bakal tampil diajang bergengsi ini.

“Pasti seluruh pembalap ini akan tampil diajang tersebut,” ujarnya.

Gelaran Sidrap Prix 2016 merupakan kelanjutan agenda balap di Sulsel setelah sebelumnya juga dihelat Kejurnas Motoprix di tempat yang sama. Dari dua race yang dilakukan pembalap Sulsel Andi Farhat berhasil keluar sebagai juara di nomor bergengsi setelah mendulang poin tertinggi. Namun, diajang Sidrap Prix dipastikan persaingan bakal ketat karena sejumlah pembalap kenamaan akan tampil.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IMI Sulsel, Subhan Aksa menyatakan bahwa pihaknya memang akan selalu menggelar event balap seperti Sidrap Prix maupun Motoprix. Hal ini ditujukan untuk menggali potensi pembalap-pembalap lokal serta mengarahkan generasi muda Sulsel ke arah yang positif.

“Makanya kami selalu turunkan pembalap muda untuk melihat kualitasnya, karena mereka bakal menjadi penerus,” ujar Subhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *